GEMINI dan KOHATI Sulselbar Adakan Bedah Buku

GEMINI dan KOHATI Sulselbar Adakan Bedah Buku
Gemini (Gerakan Milenial Independen Indonesi) bekerja sama dengan KOHATI HMI BADKO sulselbar mengadakan bedah buku

KabarMakassar.com -- Minggu (18/8) Gemini (Gerakan Milenial Independen Indonesi) bekerja sama dengan KOHATI HMI BADKO sulselbar mengadakan bedah buku "Resolusi Konflik Kegiatan Industri Hulu Migas Vs Masyarakat Sekitar" di warkop debliss Alauddin. Bedah buku tersebut dihadiri langsung oleh Didik S Setyadi (Kepala Devisi Formalitas SKK Migas) selaku penulis. 

Didik S Setiyadi dalam pemaparanya, Mengingat besarnya biaya eksplorasi minyak sehingga negara kerjasama dengan pihak lain, perlu juga diketahui bahwa perusahaan yang melakukan eksplorasi migas sesungguhnya hanya sebagai kontraktor bukan owner. Kami sangatlah terbuka dengan segala kritikan, dan kami siap diskusi dan fasilitasi serta berkolaborasi dengan berbagai stakeholder untuk berdiskusi kaitannya dengan MIGAS itu sendiri.

Selain Didik S Setyadi selaku pembicara utama, adapula Lusia Palulungan yang mewakili aktivis perempuan, dan Zulkarnain Hamson dari Akademisi. Kedua narasumber ini mengapresiasi dengan hadirnya buku ini, Saya seperti mendapatkan bintang yang jatuh, begitu banyak hal yang bisa diketahui bersama setelah membaca. Buku ini sangat menarik karena mengutamakan penyelesaian konflik dengan pendekatan negosiasi dan diskusi, seharusnya buku ini bisa dijadikan dasar pijakan oleh pemerintah dalam membuat kebijakan migas, tutur aktivis perempuan Sulsel Lusia palulungan, Idealnya kegiatan industri harus saling membangun dan membantu satu sama lain. Tegas Zulkarnain Hamzon. 

Nurjannah selaku founder Gemini dalam sambutanya bahwa anak muda harus terus melakukan kegiatan-kegiatan yang produktif sehingga kelak bisa mengambil peranan strategis di Bangsa ini "Harapan kami pada kegiatan ini, hasil dari diskusi nantinya, baik pengetahuan dan pengalaman teman-teman peserta bisa influenser kepada Teman2 yang tidak hadir dalam forum ini, kita harus menjadikan sebagai setiap tempat adalah sekolah dan semua orang adalah guru, Tegas Jhane yang juga merupakan Pengurus KOHATI PB HMI.

Sementara Rozan Albaeduri (Kabid HAL KOHATI HMI BADKO SULSELBAR) sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut dan merasa bahwa bedah buku tersebut sangat strategis sebagai Mahasiswa untuk membahas dan mendiskusikan resolusi konflik vs masyarakat Ia pun menuturkan semoga dengan terselenggaranya kegiatan tersebut para peserta bisa memetik nilai-nilai yang ada dalam bedah buku tersebut

Penulis : Redaksi

Editor : Prisatno