20 Maret, Google Kenang Usmar Ismail 

Google Doodle

20 Maret, Google Kenang Usmar Ismail 

Kabarmakassar.com-- Google Doodle hari ini, 20 Maret 2018 memeringati kelahiran Sastrawan dan sutradara film Indonesia, Usmar Ismail. 

Usmar Ismar meninggal pada usianya ke 49 di tahun 1971 karena stroke. 

Ia dikenal dianggap sebagai pelopor perfilman Indonesia berkebangsaan Indonesia. Bahkan sempat menjabati kedudukan penting di beberapa organisasi di masanya. Di antaranya Ketua Badan Permusyawaratan Kebudayaan Yogyakarta (1946-1948), ketua Serikat Artis Sandiwara Yogyakarta (1946-1948), ketua Akademi Teater Nasional Indonesia, Jakarta (1955-1965), dan ketua Badan Musyawarah Perfilman Nasional (BMPN). BMPN mendorong pemerintah melahirkan "Pola Pembinaan Perfilman Nasional" pada tahun 1967. Ia dikenal sebagai pendiri Perusahaan Film Nasional Indonesia bersama Djamaluddin Malik dan para pengusaha film lainnya. Lalu, ia menjadi ketuanya sejak 1954 sampai 1965. 

Selain itu, Usmar Ismail juga pernah menjadi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia di tahun 1946-1947 sekaligus pendiri dan redaktur Patriot, Gelanggang, dan Arena.

Beberapa karyanya yang mendapat penghargaan seperti Enam Djam di Djogja (1951), Dosa Tak Berampun (1951), Tiga Dara (1956), dan lainnya. Namun, film karyanya berjudul Gadis Perawan di Sarang Pendjamun sempat diboikot dari peredarannya pada tahun 1962.

Meski demikian, Ia dikenal luas secara internasional setelah menyutradarai film berjudul Pedjuang pada tahun 1961, yang mendokumentasikan Kemerdekaan Indonesia dari Belanda. Film ini ditayangkan dalam Festival Film Internasional Moskwa ke-2, dan menjadi film karya anak negeri pertama yang diputar dalam festival film internasional.

Sumber: Wikipedia

Penulis :

Editor :