Pelaku Pembunuhan Aldama Dituntut 10 Tahun Penjara

Pelaku Pembunuhan Aldama Dituntut 10 Tahun Penjara
Muhammad Rusdi mengakui telah melakukan pemukulan terhadap korban sebanyak dua kali, di depan Majelis Hakim.

KabarMakassar.com -- Jaksa Penuntut Umum, Tabrani hari ini membacakan tuntutan atas kasus pembunuhan Taruna tingkat dua Sekolah Penerbangan ATKP Makassar, di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Rabu (31/7). 

Muhammad Rusdi alias Rusdi dituntut 10 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum. Rusdi adalah terdakwa tunggal dalam kasus penganiayaan berujung tewasnya taruna muda atau juniornya sendiri, Aldama Putra Pongkala.

"Kami jaksa penuntut umum pada Kejaksaan Negeri Makassar menuntut supaya majelis hakim Pengadilan Negeri Makassar yang memeriksa dan mengadili perkara ini menyatakan terdakwa Muhammad Rusdi alias Rusdi telah melakukan tindak pidana dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 338 KUHP dalam dakwaan primair menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Muhammad Rusdi pidana penjara 10 tahun dikurangi selama terdakwa ditahan," kata Tabrani di persidangan.

Tabrani menjelaskan, adapun dasar tuntutan terdakwa Muhammad Rusdi terbukti bersalah sebagaimana dibacakan dalam dalam fakta di persidangan. 

Muhammad Rusdi mengakui sendiri telah melakukan penganiayaan alias memukul korban sebanyak dua kali yang menyebabkan korban meninggal dunia akibat mengalami kegagalan pernapasan.

Sementara terdakwa Muhammad Rusdi usai berkordinasi dengan penasehat hukumnya memutuskan akan mengajukan pledoi atau pembelaan secara tertulis terhadap tuntutan jaksa itu untuk diberkan lagi keringanan. 

Sebelumnya terdakwa Rusdi telah ditahan penyidik Satreskrim Polrestabes Makassar usai menganiaya korban Aldama hingga tewas pada Minggu, 3 Februari 2019 lalu di kampus ATKP Makassar. 

Sidang kasus ini akan dilanjutkan pada Rabu pekan depan kata Ketua Majelis Hakim kasus ini, Harto Pancono.

Penulis : Isak Pasa'buan

Editor : Prisatno