Berawal dari Pinjam Motor, Pelajar Luwu Utara Ditikam

Berawal dari Pinjam Motor, Pelajar Luwu Utara Ditikam
Polres Luwu Utara saat melakukan konferensi pers bersama pelaku berinisial FR (16), di Mapolsek Baebunta, Jumat (26/7) (Foto : Indah Sari)

KabarMakassar.com -- Dua pelajar SMAN 07 Luwu Utara duel maut di atas jembatan gantung penghubung Desa beringin Jaya dan Desa Lawewe, Kecamatan Baebunta Selatan, Kamis (25/7).

Duel tersebut berakhir dengan korban RH (16) yang ditikam tiga kali oleh pelaku FR (16).

Kejadian tersebut berawal dari korban meminjam motor pelaku, tapi korban tidak mengembalikan motor sehingga pelaku merasa kesal dan langsung menghubungi korban.

Kapolsek Baebunta, Iptu Budi Amin dalam konferensi pers yang digelar di Mapolsek Baebunta, Jumat (26/7) menjelaskan bahwa pelaku merasa kesal dan langsung menghubungi korban lewat sosial media messenger. Dalam percakapan messenger pelaku dan korban saling cekcok. Korban mengajak duel pelaku di sekolah, tetapi pelaku mengatakan untuk  bertemu di jembatan.

“Pelaku lebih duluan tiba di jembatan sambil membawa badik yang diselipkan ke dalam bajunya. Setiba di sana, pelaku kembali menghubungi korban yang sementara dalam perjalanan” tuturnya.

Saat korban tiba di jembatan, ia langsung mencari pelaku dengan berteriak 'di mana ko?' dan pelaku menjawab 'saya di sini' sebelum terjadi duel.

“Korban langsung maju ke depan pelaku tepatnya di atas jembatan gantung dan langsung memukul pelaku secara berulang kali sehingga pelaku terjatuh. Saat pelaku terjatuh, ia langsung mengambil badik yang ia selipkan di dalam bajunya dan menikam korban sebanyak tiga kali” terang Amin.

Diketahui korban mengalami dua luka di bagian lengan kiri serta dadanya. Sementara itu, pelaku mengalami luka di lengan kiri. Korban sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Hikmah Masamba dan pelaku dan barang bukti badik diamankan Polsek Baebunta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Penulis : Indah Sari

Editor : Nor Syakila