Sharing Dana APBD Tertinggi, Pemda Lutra Terima Penghargaan dari Pemprov

Sharing Dana APBD Tertinggi, Pemda Lutra Terima Penghargaan dari Pemprov
Penghargaan PKH diberikan pada Luwu Utara sebagai bentuk apresiasi Kementerian Sosial, Pemda Lutra memiliki perhatian luar biasa pada PKH dengan dana sharing APBD II paling besar se-Sulsel. 

KabarMakassar.com -- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) memberikan penghargaan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada pemerintah daerah Luwu Utara (Pemda Lutra). Penyerahan Ini di lakukan pada saat rapat koordinasi pkh tingkat provinsi sulawesi selatan, Selasa (23/07). 

“PKH ini menjadi program unggulan yang menjadi perhatian khusus presiden jadi kita harus mendukung kehadiran program ini”. Ungkap Muhammad Firda, selaku Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteran Pemprov Sulsel saat memberikan penghargaan tersebut.

Firda mengajak seluruh kepala daerah untuk memperkuat peran pendamping PKH. Terutama dalam menjalankan program PKH di daerah. Selanjutnya, pemerintah daerah harus punya komitmen juga melakukan intervensi pada program yang ada di daerah. “seperti yang di lakukan Bupati luwu utara,” Sambungnya.

Penghargaan PKH yang diberikan pada Luwu Utara sebagai bentuk apresiasi Kementerian Sosial karena Pemda Lutra memiliki perhatian luar biasa pada PKH dengan dana sharing APBD II paling besar se-Sulsel. 

Sementara itu, Kabid Linjamsos Dinas sosial Luwu Utara, Sulfa Harbi mengatakan bahwa penghargaan tersebut bagian dari Komitme Bupati Indah Putri indriani dalam mendukung keberhasilan program keluarga harapan dengan  mengalokasikan Dana Sharing APBD II. “itu kemudian yang mendasari pemberian penghargaan ini,” katanya

Sulfa menyebutkan, pencapaian ini karena Pemda Luwu Utara memahami bahwa PKH ikut mengitervensi kemiskinan dengan pendekatan keluarga. "Dimana Semua anggota keluarga diintervensi dengan bantuan yang sesuai dengan kebutuhannya. Itu sebabnya kemudian sharing APBD kita tinggi,” sambungnya.

"Kita berharap PKH terus dilaksanakan sebaik mungkin. Dengan begitu ketimpangan ekonomi bisa terus ditekan.

Penulis : Indah Sari

Editor : Prisatno