Pensiunan Lutra Diimbau Kembalikan Kendaraan Dinas

Pensiunan Lutra Diimbau Kembalikan Kendaraan Dinas
Kepala Bagian Umum Andi Zulkarnaen.

KabarMakassar.com -- Pajak kendaraan dinas (Randis) Luwu Utara (Lutra) yang menunggak menjadi kesempatan bagi Pemerintah Daerah (Pemda) Lutra untuk menelusuri randis yang belum dikembalikan oleh pensiunan. Hal tersebut dikemukakan oleh Kepala Bagian Umum Andi Zulkarnaen.

"Kesempatan juga tahun ini kita telusuri, kendaraan ini semua, bawa rangkanya kembali kah, mau apanya. Pokoknya harus barang negara itu dikembalikan," ujarnya saat ditemui di ruangannya, Rabu (17/7).

Terkait randis yang belum dikembalikan, menurut Andi jumlahnya cukup banyak. "PNS-PNS yang pensiun kembalikanlah itu kendaraan. Itu barang rakyat. Banyak begitu.

Tercatat 430 unit kendaraan dinas (randis) Pemerintah Daerah Luwu Utara (Pemda Lutra) menunggak pajak. Jumlah tunggakan randis jenis roda dua dan roda empat tersebut adalah Rp. 292. 585. 728. Tunggakan tersebut dari periode tahun 2014-2018.

"Mau tidak mau, dibayar. Cuma masalahnya sudah ada berapa yang orang bawa pensiun," katanya.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Satpol-PP untuk menarik kendaraan dinas yang belum dikembalikan. "Kalau tidak mau kembalikan kita koordinasi dengan Satpol-PP, kita tarik paksa karena sudah ada dasarnya, temuan BPK kemarin."

Lebih lanjut, Andi menuturkan bahwa penyumbang terbesar tunggakan pajak Randis tersebut ialah randis operasional daerah terpencil, kendaraan operasional rumah sakit yang sudah tidak digunakan, kendaraan sekretariat yang sudah tidak terpakai, serta randis yang dibawa oleh pegawai yang telah pensiun.

Untuk menghindari penunggakan pajak randis terulang kembali, Andi menuturkan pihaknya akan menelusuri randis dan akan melelang atau melakukan penghapusan randis yang sudah tidak terpakai sebagai aset negara.

Penulis : Indah Sari

Editor : Prisatno