GMTD Resmi Serahkan Lahan Stadion Barombong dan Jalan Metro Kepada Pemkot Makassar

GMTD Resmi Serahkan Lahan Stadion Barombong dan Jalan Metro Kepada Pemkot Makassar
PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) bersama Gubernur Sulawesi Selatan dalam persemian penyerahan Lahan Stadion Barombong dan Jalan Metro kepada Pemkot Makassar di Baruga Lounge kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Rabu (17/7). (Foto : Herlin Sadid)

KabarMakassar.com -- PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) resmi serahkan Lahan Stadion Barombong dan Jalan Metro kepada pemerintah kota Makassar. Penyerahan ini berlangsung di Baruga Lounge kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Rabu (17/7).

Penyerahan fasum dan fasos dari GMTD ini merupakan bentuk dukungan dari perusahaan kepada pemerintah dalam melakukan percepatan pembangunan.

"Penyerahan Fasum dan fasos ini merupakan bukti dukungan penuh perusahaan kepada pemerintah kota Makassar dan pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan pemerintah kabupaten Gowa dalam rangka percepatan pembangunan di kawasan Tanjung bunga" ucap Andi Eka firman Ermawan.

Penyerahan Fasum dan fasos ini meliputi lahan stadion Barombong seluas 3,3 hektar dengan nilai investasi sekitar 330 milyar dan jalan metro Tanjung Bunga sepanjang kurang lebih 7 KM dengan nilai investasi sekitar 2,2 triliun.  Total keseluruhan hibah berjumlah 2,8 triliun.

Sementara itu dengan diserahkannya lahan ini berarti pengerjaan stadion Barombong akan kembali dilanjutkan setelah dilakukan audit fisik.

"Yang pasti kan kita alhamdulillah lepas lagi satu persoalan kita di Barombong selama 8 tahun loh kita bangun diatas tanah ini, nah hari ini sudah diserahkan nah itukan satu persoalan selesai tinggal kita menunggu audit fisik selesai audit fisik kita lanjutkan barombong" ungkap Nurdin Abdullah.

Dalam sambutannya Nurdin Abdullah juga menyampaikan bahwa ia percaya GMTD pasti akan menyerahkan lahan dan meminta agar seluruh pemerintah mempermudah pengusaha dalam permasalahan izin.

"Saya Hakkulyakin bahwa GMTD akan menyerahkan" ucap Gubernur Sulawesi Selatan

Menurutnya penyerahan ini berlangsung karena pihak GMTD tertarik dengan visi yang dimiliki oleh pemerintah provinsi Sulawesi Selatan tentang penyederhanaan izin dan adanya design pengembangan metro Tanjung Bunga.

"Tadi pak James mengatakan bapak kita amati selama 9 bulan visi gubernur sekarang itu memang adalah visi pelayanan yang kita tertarik bapak mau memangkas ijin-ijin menyederhanakan semuanya yang lebih. mereka tertarik karena kita punya design pengembangan Tanjung bunga sehingga dia mau serahkan tau gak berapa nilainya 2,8 triliun aset dia serahkan  ke Pemkot. Gak ada kesepakatan khusus" ungkap mantan Bupati Bantaeng ini.

Ia menghimbau kepada seluruh pemerintah dan pemimpin Daerah untuk memberikan kemudahan bagi para investor.

"Saya imbau kepada semua pimpinan daerah supaya kita berbenah kita sambut dengan baik seluruh calon-calon investor kita berikan mereka kepastian dan jangan menyulitkan mereka" tutupnya

Dalam penyerahan ini dihadiri oleh Vice Chairman Lippo Group yang juga Direktur GMTD Makassar James Riady, Dirut Perusda Sulsel Taufik Fachrudin, Jajaran pejabat Pemerintah privinsi sulawesi selatan dan Pemerintah kota Makassar.

Penulis : Herlin Sadid

Editor : Nor Syakila