Retribusi Menunggak, Satpol PP Sidrap Segel Fasilitas Pasar

Retribusi Menunggak, Satpol PP Sidrap Segel Fasilitas Pasar
Foto: Penyegelan dilaksanakan di Pasar Rappang Kecamatan Panca Rijang, Senin (17/6). Kegiatan dipimpin Kabid Penegakan Perda Dinas Satpol PP dan Damkar Muhammad Akbar.

KabarMakassar.com -- Penyegelan dilaksanakan di Pasar Rappang Kecamatan Panca Rijang, Senin (17/6). Kegiatan dipimpin Kabid Penegakan Perda Dinas Satpol PP dan Damkar Muhammad Akbar, Kasi Pengembangan Perdagangan Luar Negeri dan Dalam Negeri Dinas Perdagangan Sidrap, Mahtias serta Kepala Pasar Rappang. 

Akbar menjelaskan, penyengelan dilakukan terhadap pengguna fasilitas yang menunggak retribusi tahun 2018. "Untuk pasar Rappang disegel kurang lebih 71 lods, 27 kios dan 103 pelataran," ungkap Akbar.

Ditambahkannya, kegiatan penyegelan akan dilaksanakan selama enam hari, yakni Senin (17/6) sampai Sabtu (22/6). Kegiatan dilakukan di tiga tempat, yaitu di Pasar Rappang Kecamatan Panca Rijang (17-18 Juni), Pasar Tanrutedong Kecamatan Dua PituE (19-20 Juni) dan Pasar Pangkajene Kecamatan Maritengngae (21-22 Juni).

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Sidrap, Ahmad Dollah mengutarakan, penyegelan dilakukan dalam rangka intensifikasi penerimaan PAD dari penerimaan retribusi pasar.

"Tahapan penyegelan adalah langkah terakhir setelah dilakukan pemberitahuan sebelumnya melalui Surat Bupati," ujarnya. 

Secara rinci Ahmad menerangkan, jatuh tempo pembayaran retribusi pasar Tahun 2018 adalah 30 September 2018.

"Telah dilakukan perpanjangan, hingga terakhir dilakukan penyampaian melalui surat Bupati Nomor: 974/2677/Disdag, Tanggal 23 Mei 2019 Tentang Pemberitahuan Batas Akhir Pembayaran Kontrak Tahunan," paparnya.

Ia juga mengutarakan, langkah penyegelan dilakukan berdasar Perda Nomor 13 Tahun 2011 Tentang Retribusi Pelayanan Pasar dan Perbup Nomor 7 Tahun 2012 TentangTatacara Pengelolaan Pasar dan Pemungutan Retribusi Pelayanan Pasar.

Penulis : Sukardi

Editor : Prisatno