SS: Ada 10 Menteri Muda Digadang-gadang Isi Kabinet Jokowi ke-II

SS: Ada 10 Menteri Muda Digadang-gadang Isi Kabinet Jokowi ke-II
Arief Rosyid (Int).

KabarMakassar.com -- Pembentukan kabinet baru pemerintahan Jokowi-Amin kini tengah menjadi perhatian publik. Adanya kemungkinan menteri-menteri muda yang akan mengisi kabinet baru Jokowi-Amin menjadi salah satu penyebabnya. 

Menurut direktur Suropati Syndicate, kabinet pemerintahan di Indonesia selama ini belum mempertimbangkan dengan serius masuknya anak-anak muda untuk mengisi pos menteri di kabinet pemerintahan. Menurutnya, kabinet awal Jokowi-JK Tahun 2014 – 2019, menteri termuda dipegang oleh Puan Maharani (41 thn) dan Imam Nahrawi (41 thn).  Persentase menteri usia 40-an masih menjadi minoritas di Kabinet Jokowi-JK sampai berakhirnya kabinet ini. Sementara di Negara-negara maju lainnya, hal tersebut sudah dilakukan.

“Kita masih jauh tertinggal dari negara-negara lain seperti Irlandia yang menjadikan Simon Harris pada usia 29 tahun sebagai Menteri Kesehatan dan Shamma Al Mazrui sebagai Menteri pemuda di usia 22 tahun. Bahkan negara jiran Malaysia sudah berani memasang Yeo Bee Yin (35 thn) sebagai Menteri Energi dan Syed Saddiq (25 thn) sebagai Menteri Pemuda dalam konfigurasi kabinet mereka” Ujar Shujahri ( Kamis,30/5/19)

Shujahri menuturkan, masuknya anak-anak muda sebagai bagian konfigurasi kabinet baru Jokowi-Amin nantinya adalah tuntutan kebangsaan kita yang mengalami bonus demografi generasi milenial. Rencana Jokowi untuk melibatkan menteri-menteri muda adalah upaya menangkap semangat zaman. 

“Sebenarnya resonasi harapan untuk terbentuknya konfigurasi kabinet berisi anak-anak muda ini telah diterima Jokowi. Terlihat pada pernyataanya beberapa saat lalu untuk mengisi kabinet dengan wajah-wajah muda. Apalagi di periode kedua Jokowi kali ini sebenarnya memiliki kemerdekaan untuk menentukan sendiri menteri-menterinya lepas dari tekanan partai politik adalah sangat rasional. “ Kata Shujahri

Selanjutnya harapan Shujahri,  periode kedua Presiden Joko Widodo harus berani membangun tim yg bersih dan profesional,  berisi anak-anak muda yang gesit, cepat dan pekerja. 

Tim muda tersebut harus paham visi Jokowi yang menginginkan Indonesia lebih maju dan lebih cepat sesuai semangat zaman. Menurut dia kabinet nanti perlu mulai berpikir strategis dan membangun agenda bersama ke depan dengan semangat kolaborasi khas anak muda, sehingga sinergi dalam sebuah kabinet pemerintahan bukanlah hal yang sulit.

Menurut dia, figur seperti Agus Harimurti Yudhoyono, Radja Juli Antoni, Diaz Hendropriyono, dan Prananda Paloh adalah pilihan tepat dari kalangan politisi muda dalam memberi nuansa segar kabinet kedepan. Dari kalangan profesional, kita memiliki Radja Sapta Oktohari, Bahlil lahadalia, Nadiem Makarim, dan Wishnutama sebagai figur pekerja keras yang telah berhasil secara manajerial dan leadership. 

Terakhir menurutnya adalah, Arif Rosyid dan Najwa Shihab adalah pelengkap terbaik. Arif Rosyid sebagai aktivis pemuda dengan gerakan milenial masjidnya, dan Najwa Shihab sebagai figur representatif dari kalangan perempuan berwawasan cerdas dan maju. 

“Pada sepuluh figur-figur muda tadi merupakan tawaran terbaik dalam mengisi konfigurasi kabinet Jokowi – Amin kedepan. Harapannya, semangat kolaboratif ala milenial dari mereka menjadi suluh kebangsaan kita hari ini” Kata dia.
 

Penulis : A. Ikal Pradipta

Editor : Fritz Wongkar