Pelaku Pembunuhan Wanita 27 Tusukan di Hotel Benhil Ditangkap

Pelaku Pembunuhan Wanita 27 Tusukan di Hotel Benhil Ditangkap
Kasus Pembunuhan Rosalina Kumalasari (18) di Hotel Benhil, Kamar 209 (Int)

KabarMakassar.com -- Pembunuhan wanita muda bernama Rosalina Kumalasari (18) pada tanggal 11 April. Meninggalkan kesedihan yang mendalam bagi keluarga Rosalina atau akrab disapa Ocha. Ocha ditemukan tewas dibunuh dengan total 27 kali tusukan di kamar 209 Hotel Benhil.

Pelaku pembunuhan Ocha bernama Indra Ishak Saputra (20), orang yang selama ini bantu korban cari pelanggan, berhasil ditangkap oleh anggota Reskrim Polrestabes Makassar setelah selama ini bersembunyi di rumah keluarganya, Jumat (19/4).

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko menjelaskan, pelaku menghabisi nyawa korban lantaran kesal. Ishak kalap karena dimaki korban dengan umpatan kasar. Alasannya, Rosa kesal karena pelaku membatalkan pertemuan yang seharusnya berlangsung dengan temannya.

"Motifnya ini karena ketersinggungan. Dimana pelaku membatalkan bookingan dengan korban, yang sebelumnya sempat sepakat dengan teman pelaku," ungkap AKBP Indratmoko, Sabtu (20/4).

AKBP Indratmoko menjelaskan jika antara pelaku dan korban rebutan pisau dengan korban. Sayangnya, pelaku berhasil menghujamkan tusukan kepada korban. Tusukan bertubi-tubi itu untuk memastikan korban tak berteriak lagi untuk meminta tolong.

Pelaku yakni Indra Anugrah Ishak ditangkap oleh anggota tim Jatanras Polrestabes Makassar di Jalan Barukang Utara. Pelaku dilacak saat menggunakan ponsel korban yang dijualnya di akun jual beli di Medsos. Saat dilacak ponsel tersebut ternyata dijual oleh Indra untuk menghilangkan barang bukti.

Hingga akhirnya pelaku terancam bakal dikenakan pasal 338 KUHP terkait pembunuhan yang disengaja. Ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun.

Sebelumnya pada Kamis (11/4), korban bernama Rosalina Kumalasari (18) ditemukan tewas bersimbah darah di Wisma Benhil Makassar di Kamar 209. Ia ditemukan petugas hotel dalam keadaan tersungkur.

Penulis : Fritz V Wongkar

Editor : Nor Syakila