Murid SDN Ini Belajar Nilai-nilai Antikorpsi Lewat Games

Kabar Sekolah

Murid SDN Ini Belajar Nilai-nilai Antikorpsi Lewat  Games

"Ke Pantai Losari bersama teman. Tidak lupa memakai dasi. Perkenalkan nama saya kak Sahlan. Dari Gerakan Relasi," begitu Sahlan dari Relawan Antikorupsi memperkenalkan diri dengan gaya berpantun.

Anak-anak pun kompak memberi jempol, "Cekeeeep...."

"Adik-adik tau apa itu Terajana?" tanya alumni Fakultas Hukum Unhas ini kepada lebih dari seratusan anak yang duduk bersila di depannya.

"Tau kaaak," jawab anak-anak kompak. "Terajanaaa... terajana, ini lagunya, lagu India," lanjut anak-anak sambil menyanyikan lirik lagu dangdut yang berjudul Terajana.

Seisi ruangan di lantai 2 SDN Kompleks Sambung Jawa pun pecah oleh gelak tawa. Anak-anak dari kelas 4-6 itu memang sekadar menjawab biar ramai. 

Sabtu (10/2/2018) pagi hingga siang di sekolah yang terletak di kecamatan Mamajang, Makassar, itu lagi seru-seruan. Mereka bukan asal bermain tapi juga mendapat pembelajaran nilai-nilai antikorupsi. Misalnya, mereka melakukan Senam Anak Jujur, dengan gerakan-gerakan berisi pesan-pesan yang diharapkan akan membentuk karakter anak-anak.

"Bukan. Bukan itu," kata kak Sahlan sambil senyum. Terajana yang dimaksud Sahlan adalah boardgame "TEmukan kebeRAnian, tanggungJAwab, dan kesederhaNAan". Sebuah permainan yang dirancang untuk menggali nilai-nilai antikorupsi yang sesungguhnya ada dalam kehidupan masyarakat kita. 

Melalui permainan ini anak-anak diajak berpetualang ke Pulau Terajana untuk menemukan ilmu pengetahuan dan petuah-petuah leluhur agar mereka jadi manusia yang berintegritas.

Anak-anak dibagi atas beberapa kelompok dan didampingi oleh kakak-kakak RELASI. Sebelum bermaian Terajana, anak-anak diperkenalkan dengan 9 Nilai Antikorupsi yang disingkat BerJuMPA Di KerTaS, yakni: berani, jujur, mandiri, peduli, adil, disiplin, kerja keras, tanggung jawab dan sederhana. Inilah nilai-nilai yang mesti diingat dan dipedomani anak-anak selama permainan Terajana tersebut.

SDN Kompleks Sambung Jawa merupakan sekolah ke-14 yang sudah dikunjungi kakak-kakak RELASI. Kepada Fani dan Nisa dari kru TeleFibi SDN KoSamJa yang mewawancarainya, Sahlan berpesan agar anak-anak menerapkan 9 Nilai Antikorupai yang tadi diperolehnya.

"Dengan menerapkan nilai-nilai itu, berarti anak-anak sudah berbakti kepada orangtua, guru-guru, juga bangsa dan negara," katanya.

Kehadiran RELASI ini diapresiasi Kepala SDN Kompleks Sambung Jawa, Fahmawati S.Pd, karena memberikan pembelajaran nilai-nilai yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan anak-anak dengan cara ringan dan riang. Apalagi sekolahnya tengah mengembangkan "KoSamJa Mart", yang merupakan modifikasi dari Kantin Kejujuran.

"Tadi saya coba datangi satu kelompok yang lagi asyik bermain Terajana. Saya minta supaya diakhiri kegiatannya. Mereka menjawab, jangan buu," cerita Fahmawati kepada tamu-tamunya dari RELASI.

Kepala SDN Kompleks Sambung Jawa itu berharap, ada tindak lanjut dari kegiatan ini, bukan hanya ditujukan ke murid-murid tapi juga para guru. (*)

Penulis :

Editor :