Indogreen Environment & Forestry Expo Akan Digelar di Sulsel

Indogreen Environment & Forestry Expo Akan Digelar di Sulsel

KabarMakassar.com -- Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (NA) menerima Panitia Pelaksana Pameran Potensi Hasil Hutan Indonesia di Ruang Kerja Gubernur Sulawesi Selatan, Kamis (18/10).

Kegiatan ini sendiri bertajuk "Indogreen Environment and Forestry Expo 2019" pada 4-7 April mendatang di Makassar, Sulawesi-Selatan. Sebelumnya, kegiatan ini dilaksanakan selama 10 kali di pulau Jawa dan tahun lalu Kalimantan Timur.

NA mengapresiasi hal ini dan merupakan kegiatan yang dinilainya sangat baik. Ia menekankan termasuk pengelolaan lahan krtitis juga harus diperhatikan dan disosialisasiakan. Sehingga dampak bahaya-bahaya yang ada dapat dihindarkan.

"Kita tidak ingin mewariskan air mata, tetapi kita ingin mata air," paparnya.

NA menyampaikan keberhasilan Bantaeng dalam pengelolaan sumber daya air. Termasuk melalui gerakan menanam pohon.

Sementara untuk penyelenggaraan, NA menyarangkan bukan hanya di Kota Makassar tetapi daerah lainnya di Sulsel bisa menjadi alternatif.

Kepala Biro Humas Kementerian LHK, Jati Witjaksana menjelaskan alasan pemilihan Sulsel karena sosialisasi tentang kepedulian lingkungan dan hutan bukan hanya di Jawa tetapi di daerah lainnya.

"Alasannya, tentang pengembangan kehutanan di daerah, mereka juga bisa mengikuti apa yang dilakukan oleh Kementerian Kehutanan," sebutnya.

Jati juga berharap dan peran
serta masyarakat dalam pengendalian lingkungan, termasuk dari generasi muda.

"Bagaimana pengendalian lingkungan dan bagaimana dilakukan oleh generasi muda, pramuka, mahasiswa hingga anak TK sejak dini. Kami ajak mememahami arti penting hutan dan lingkungan hidup," harapnya.

Sementara itu Ketua Panitia Acara Syukur Sakka menyebutkan, di Sulsel untuk acara ini juga mensosialisakan bagaimana mengambil hasil hutan tanpa merusak.

"Ini untuk meningkatkan awareness
masyarakat terhadap pentingnya hutan untuk pelestarian lingkungan,
bagaimana mengelola hutan, mengambil manfaat tanpa merusak hutanya," paparnya (*)

Penulis :

Editor :