Perusda
Bank SUlsel Bar

Soal Warga Gowa & Toraja jadi Korban Penembakan di Papua, Begini Penjelasan Polisi

Ardiansah-Andarias

1 week, 4 days ago Oleh Bahar
Soal Warga Gowa & Toraja jadi Korban Penembakan di Papua, Begini Penjelasan Polisi
Ilustrasi penembakan

KabarMakassar.com - Insiden penembakan secara biadab dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Mengakibatkan, ada sekitar 31 pekerja pembangunan Jembatan di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga diduga tewas. Diantaranya, warga Gowa dan Toraja. 

"Kami masih menunggu informasi dari Polda Papua mengenai adanya warga Gowa dan Toraja yang ikut menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata di Papua. Termasuk data lengkap para korban," kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondany, kepada KabarMakassar.com, saat dihubungi via WhatSApp, Rabu (5/12). 

Senada dikatakan, Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan. Dia mengatakan, belum dapat memberikan penjelasan terkait adanya kabar warga Gowa jadi korban penembakan di Papua. 

"Kami menunggu informasi jelas di Polda Papua. Polisi di sana masih terus mengumpulkan informasi termasuk data-data dari para pekerja jembatan yang diduga menjadi korban penembakan," kata. 

Sementara di rumah Muh Agus, di Desa Bontomanai, Kecamatan Bungaya, Gowa, suasana duka nampak menyelimuti keluarga korban. Meski, demikian, orangtua korban nampak masih berharap anaknya selamat dari tragedis itu. 

"Saya berharap anaknya bisa pulang dengan selamat. Kalaupu  anak saja jadi korban polisi belum memberitahu kami," kata ibu Muh Agus, Lenteng, saat ditemui di rumahnya. 

Lenteng mengatakan, sejak anaknya M Agus bekerja di perusahaan PT Istaka Karya di Papua sejak satu tahun lalu dan terakhir berkomunikasi akhir November kemarin. 

"Kami terakhir komunikasi akhir November lalu, sejak Agus bekerja di perusahaan PT Istaka Karya di Papua. Kemarin saya mendengar kabar ada penembakan di proyek yang sementara dikerjakan oleh anak saya,"ujarnya. 

Sementara, pemerintah kabupaten (Pemkab) Tana Toraja hingga kini belum mendapat data lengkap soal adanya warganya yang diduga tertembak di Papua. 

"Kami masih mengumpulkan data akurat mengenai warga Toraja yang jadi korban menembakan di Papua," kata Ketua DPRD Tana Toraja, Welem Sambo Langi,ketika ditemui, KabarMakassar.com, Rabu (5/12). 

Sementara, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengucapkan turut berduka atas kejadian menimpa saudara kita di Papua.

"Saya turut berduka cita sedalam- dalamnya atas kejadian ini. Smoga keluarga yang ditinggal diberi ketabahan dan kesabaran,"ungkap Andi Sudirman, Rabu 5 Desember 2018

Ia mengatakan, kasus ini aparat kita harus bertindak cepat mengantisipasi  terjadi hal serupa.

Sementara pihak PT Istaka Karya (Persero) mengungkapkan, para pekerja yang tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di proyek Trans Papua bukan warga pribumi Papua. 

Pekerja lapangan di Perusahaan pelat merah itu mayoritas dibawa dari Sulawesi Selatan dan sebagian dari Kalimantan.

Lokasi yang diduga merupakan tempat kejadian yaitu di Kali Yigi dan Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua. Yang diketahui ada sekitar 28 orang yang sedang bekerja di lokasi tersebut.