Perusda
Bank SUlsel Bar

Kenapa Hanya 12 Binatang Dalam Kalender Tionghoa, Ini Penjelasannya?

Perayaan Imlek 2018

on 16/2/18 Oleh Muhammad Fajar Nur
Kenapa Hanya 12 Binatang Dalam Kalender Tionghoa, Ini Penjelasannya?
12 Shio dalam kalender Tionghoa.(Ist)

KabarMakassar.com --- Perayaan tahun Baru Imlek berdasarkan perhitungan kalender bulan (lunar) disambut dengan berbagai kegiatan, salah satunya adalah kegiatan sembahyang rutin yang dilakukan setiap Imlek oleh warga Tionghoa menyambut kedatangan Shio Anjing tahun ini.

Diwawancarai oleh Tim Redaksi KabarMakassar.com, Robby Anto selaku Humas Klenteng Xian Ma menjelaskan kegiatan sembahyang juga dilakukan di Klenteng Xian Ma hari ini, Jumat, 16 Februari 2018.

"Pertama kegiatan hari ini ada sembahyang bersama anggota Klenteng Xian Ma untuk berterima kasih kepada tuhan yang memberi kita kesehatan dalam merayakan imlek di tahun baru 2569 yang merupakan shio tahun anjing tanah berelemen kayu," tutur pria yang kerap disapa Pak Robby.

Shio merupakan zodiak Tionghoa yang menggunakan hewan-hewan untuk melambangkan tahun, bulan dan waktu dalam astrologi Tionghoa.

Pada dasarnya, hewan-hewan ini diambil melambangkan dua belas cabang bumi yang kemudian digabung bersama lima unsur yang dianggap sebagai dasar dari segala sesuatu di alam semesta dan fenomena alam.

Kelima unsur tersebut adalah  jin (logam), mu (kayu), shui (air), huo (api), tu (tanah).

Namun, apa penjelasan dibalik dua belas hewan dalam Shio atau zodiak masyarakat Tionghoa?

Robby menjelaskan kehadiran dua belas hewan dalam kalender Tionghoa disebabkan dua belas hewan tersebut merupakan hewan yang paling dapat mewakili sifat-sifat manusia.

"12 binatang mewakili sifat manusia, misalnya kenapa shio macan bukan singa karena macan tidak makan atau membunuh anaknya malah sangat sayang sama keluarga demikian juga manusia yang bershio macan, kalau singa kan bisa bunuh dan memakan anaknya dan itu tidak bagus mewakili sifat manusia," jelasnya.

Robby menambahkan sama halnya dengan kehadiran shio lain seperti shio monyet dan kelinci yang mewakili kecerdasan, shio kuda yang selalu bekerja keras, dan shio anjing yang bisa menjaga keluarga dengan baik.

Penjelasan lain terkait kehadiran dua belas Shio juga berasal dari cerita saat sang Buddha mendapatkan pencerahan dan memanggil semua binatang yang ada di dunia ini, hanya 12 binatang saja yang hadir dan akhirnya diangkat menjadi Shio dalam kalender Tionghoa.

12 Binatang yang menjadi Shio dalam kalender Tionghoa adalah Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, Ular, Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing dan Babi.

Menyambut Tahun Anjing berelemen kayu yang jatuh hari ini, Robby menyampaikan harapannya agar Indonesia terkhusus Kota Makassar tetap hidup dalam tali persaudaraan yang kuat.

"Kami dari Klenteng Xian Ma tidak pernah bosan untuk berdoa buat kita semua bangsa dan negara ini agar selalu diberi kesehatan dan kekuatan. Tali persaudaraan semoga semakin kuat dan aman selalu agar bisa lebih maju dan memuiliki perekonomian yang makin baik dalam suasana yang kondusif," harap Robby disela-sela kegiatan Klenteng Xian Ma, Jalan Sulawesi, Kota Makassar. (*)