SYL: Indonesia Baik Jika Ekonomi dan Bisnis Kondusif

Advetorial

SYL: Indonesia Baik Jika Ekonomi dan Bisnis Kondusif

KabarMakassar.com -- Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menghadiri dan membuka Forum SKPD Dinas Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018 di Hotel Singgasana, Selasa (20/3) malam.

Forum SKPD ini mengangkat tema "Sinergisitas Program Kegiatan Dalam Penguatan Daya Saing Perdagangan Sulawesi Selatan di Era Ekonomi Digital".

Gubernur Sulsel SYL, dalam acara ini mengatakan, kedepan Sulsel harus makin maju, makin mandiri, makin modern dan bisa bersesuai dengan tantantangan era dengan secara bersama-sama semua unsur menyatu.

"Kenapa malam ini kita kumpul, agar kita pastikan Sulsel harus lebih maju, makin modern dan makin mandiri," kata Syahrul YL.

Indonesia memiliki segalanya, sebagai negara tropis, negara ke-empat terbesar dunia, dimana Sulawesi Selatan terdapat di dalamnya dapat menjadi negara yang maju, modern dan mandiri. Untuk mencapai hal tersebut, tidak perlu menunggu dari yang lain, tetapi berdiri atas kekuatan sendiri dan tidak perlu terlalu tergantung dengan negara lain.

Indonesia harus terus melakukan inovasi dan mampu mengikuti dan menjawab perkembangan zaman. "Kita harus bangun Indonesia yang besok makin modern dan bisa bersesuai dengan tantantang era. Harus ada sesuatu yang kita lakukan yang tidak boleh mundur,  yang ada adalah maju, istilah saya don't stop, don't look back," sebut Syahrul YL.

Indonesia akan menjadi negara yang baik jika ruang-ruang bagi ekonomi dan bisnis, dan para pelaku bisnis dalam pendekatan yang kondusif yang tanpa beban,  tidak KKN, melakukan praktik pungli dan sogok.

"Sehingga semua orang mampu melakukan akselarasi dalam ruang yang ada. Jangan orang belum berusaha sudah jadi beban," ujarnya.

Disektor perdagangan,  juga harus menyesuaikan diri dengan era yang ada. Sehingga paradigma dan pendekatan yang ada juga harus bergeser sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman.

"Cara-cara dulu yang hebat, tidak menggaransi lagi, kalau tidak merubah gaya kita dengan pendekatan-pendekatan baru dan menyesuaikan dengan tantangan era yang ada, maka akan tertinggal, salah-salah kita akan dipencundangi," ucapnya.

Perekonomian yang baik akan menciptakan kondisi yang baik untuk aspek-aspek lainnya, termasuk menciptakan masyarakat yang beradab (madani).

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Hadi Basalamah, mengatakan, forum SKPD ini untuk mensinergikan atau mempertajam arah perdagangan menyonsong era digitalisasi, sehingga mampu menjadi lokomotof atau pendorong perdagangan lebih baik.

"Serta, memberikan masukan lebih konstruktif untuk mempertajam program perdagangan yang akan dipengaruhi faktor eksternal dan internal," harapnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh 100 dengan menghadirkan pemateri berkompeten sesuai bidang bahasan.(*/Rls)

Penulis :

Editor :