Bos Begal 'Ero-Ero' Berhasil Diringkus Jatanras Polrestabes Makassar

Bos Begal 'Ero-Ero' Berhasil Diringkus Jatanras Polrestabes Makassar

KabarMakassar.com -- Kelompok begal mulai beraksi diakhir tahun 2018 ini, bahkan anggota Jatanras Polrestabes Makassar telah menangkap bos kelompok begal "ero-ero" di Makassar pada Kamis, dini hari (6/12).

Muh Iksan Syahputra alias Muh Iksan (21 tahun) merupakan bos kelompok begal di Makassar, ia membentuk kelompok tersebut Januari 2018 lalu. Bos begal baru di Makassar ini mengatakan baru empat kali melakukan aksinya bersama anak buahnya.

Terakhir kali ia melakukan aksinya pada 20 November 2018 lalu, ia melakukan begal terhadap korban Reza (17 tahun) dan ayah Afwan (40 tahun) di jalan Kancil, Kota Makassar. 

Meski tergolong baru, para begal tersebut melakukan kekerasan dalam aksinya korban Reza dan ayahnya Afwan saat dibegal mengalami luka sayatan pisau di kepala, leher dan dada korban. Ia saat membegal ayah dan anak tersebut bersama tiga anak buah Muh Iksan.

Jatanras Polrestabes pun berhasil menangkap bos begal ero-ero di jalan Maccini, Pasar Malam Makassar. Usai menangkap pelaku dan mendapatkan timah panas di kaki, polisi juga mendapatkan informasi jika anggota kelompok geng motor lainnya berada di beberapa lokasi.

Usai bos begal tersebut ditangkap, anak buahnya Rifaldy (18 tahun) dan Reynandy gunawan (18 tahun) juga ikut tertangkap tanpa perlawanan dirumah masing-masing pelaku begal. Diketahui jika salahsatu kelompok begal tersebut merupakan pelajar SMA di Kota Makassar.

Dari keterangan pelaku Reynandi Gunawan usai ditangkap mengaku hanya sebagai pemantau situasi. Ia pun mengaku baru diajak oleh Muh Iksan bos kelompok begal untuk melakukan tindakan kriminal tersebut.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan, kelompok ini merupakan bentukan baru yang digagas Muh Iksan pada awal 2018. "Ini kelompok bentukan baru di Makassar, kelompok begal ini mengaku baru empat kali melakukan aksinya, kami sementara pengembangan ini"kata Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo, Sabtu (8/12).

Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo juga menambahkan jika pelaku ini melakukan aksinya dengan model menggunakan ancaman dengan pisau daging, bahkan tak segan-segan melukai korbannya. 

"Menggunakan pisau daging, dan sasarannya memang pengguna handphone di jalan raya. Mereka beranggotakan empat orang dan kami masih terus melakukan pelaku yang belum tertangkap"tambahnya.

Penulis :

Editor :