Perusda
Bank SUlsel Bar

Musim Kemarau, Bupati Takalar Antisipasi Krisis Air Bersih

Laporan Saleh Sibali

4 weeks, 1 day ago Oleh Redaksi
Musim Kemarau, Bupati Takalar Antisipasi Krisis Air Bersih
Mobil Tangki PDAM Kabupaten Takalar. [Foto: Saleh Sibali]

KabarMakassar.com -- Cadangan air yang makin menipis lantaran musim kemarau berkepanjangan menjadi masalah yang muncul setiap tahunnya di seluruh wilayah di Indonesia khususnya di Kabupaten Takalar

Untuk mengatasi kekurangan air bersih tersebut, maka Bupati Takalar H. Syamsari,S.Pt.MM memandatkan kepada BPBD Kabupaten Takalar  bekerjasama dengan PDAM dan DAMKAR serta instansi terkait lain untuk segera mengambil langkah-langkah taktis diantaranya segera mendistribusikan air bersih dengan menggunakan mobil tangki menyalurkan tahap secara efisien dan merata ke wilayah yang dampak sangat membutuhkan air bersih tersebut seperti kecamatan Mangarabombang, pattalasang serta Mappakasunggu.

H. Syamsari mengemukakan bahwa Langkah awal yang tepat dan cepat dapat dilakukan agar bisa memberi harapan mengantisipasi krisis air bersih adalah dengan program wakaf sumur yakni semacam program donasi untuk selamatkan masyarakat krisis air dan pendistribusiannya melalui mobil tangki". 

"Pendistribusian ini harus benar-benar secara efektif dan efisien lantaran melihat kondisi fasilitas, dalam hal ini kendaraan mobil tangki yang dimiliki oleh PDAM dan BPBD serta DAMKAR sudah tua hingga diperlukan kehati-hatian dalam pengoperasiannya". Jelas Bupati Takalar H. Syamsari saat ditemui disela kesibukannya. 

Lanjut dikatakan bahwa Kondisi kekeringan karena faktor alam yang melanda Takalar, khususnya pada wilayah Kecamatan Mangarabombang, pattalasang dan Mappakasunggu sangat krisis air bersih, diharapkan dapat teratasi jika Pembangunan Bendungan Pammukulu yg merupakan salah satu peroyek strategis nasional sudah berfungsi, yang saat ini masih dalam proses pembebasan lahan. Untuk itu Bupati Takalar sangat berharap agar seluruh komponen masyarakat Takalar mendukung penuh pembangunan Bendungan tersebut.

"Jadi bendungan kita ini nantinya merupakan salah satu upaya yang bisa menampung air sungai pada saat musim hujan dengan debit yang lebih banyak sehingga pada musim kemarau bisa di alirkan untuk mensuplai kekurangan air. Untuk itu, saya mengharapkan seluruh dukungan masyarakat agar bendungan pamukkulu secepatnya dapat dibangun". Harapnya lagi. 

Sementara itu, Dirut PDAM Takalar Jamaluddin.SE Dg Nombong saat ditemui salah seorang awak media juga mengatakan saat ini PDAM kekurangan air yang diakibatkan karena faktor alam musim kemarau. Serta saluran pipa pengaliran air di manongkoki buntu akibat adanya penambang hingga menutupi pipa saluran air.

"debit air yang sangat kurang di musim kemarau ini, mengharuskan kami bekerja keras, bahkan sampai malam menjaga air yang masuk ke sumur penampungan PDAM lalu mengolahnya dan ini bukan saja terjadi di Takalar, hampir seluruh kabupaten mengalami hal seperti ini sekarang”. Jelas dirut PDAM ini