Perusda
Bank SUlsel Bar

Wabup: Kades Jangan Selalu di Zona Nyaman. 

Laporan Fitriani Lestari

on 18/10/18 Oleh Redaksi
Wabup: Kades Jangan Selalu di Zona Nyaman. 
Foto: Fitriani Lestari

KabarMakassar.com Bulukumba -- Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) bekerjasama dengan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) menggelar Bursa Inovasi Desa (BID) di Hotel Agri, Selasa (16/10). 

Bursa yang kedua kalinya dilaksanakan ini diikuti oleh ratusan peserta dari seluruh perwakilan desa seperti kepala desa, anggota BPD, dan LPMD serta hadir para camat se Kabupaten Bulukumba, termasuk dari pihak perbankan, Baznas,  dan BUMN/BUMD

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat da Desa, Andi Roslinda menyampaikan jika bursa inovasi desa dimaksudkan untuk menjembatani kebutuhan pemerintah desa akan solusi menyelesaian masalah, serta mendorong inisiatif kegiatan pembangunan desa dalam rangka penggunaan dana desa yang lebih efektif dan inovatif

“Di bursa inovasi desa diharapkan terjadi pertukaran pengetahuan dari kegiatan yang inovatif yang telah dilakukan oleh desa-desa di Indonesia,” pinta Andi Roslinda.

Pada acara BID ini, tambah Roslinda, para peserta melakukan proses konsultasi terhadap inovasi yang ingin diterapkan di desanya, baik sifat infrastruktur, pemberdayaan, maupun kegiatan lainnya yang dinilai mampu dikembangkan dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto yang membuka acara berharap tahun 2019 mendatang,  sudah muncul berbagai inovasi desa yang berasal dari Bulukumba yang ditampilkan di Bursa Inovasi Desa yang digelar di seluruh Indonesia. 

Namun kalau belum bisa menampilkan inovasi di bursa desa, lanjut Tomy,  maka paling tidak selemah-lemahnya iman pemerintah desa mencontoh atau mereplikasi inovasi yang ada sekarang ini.

Menurutnya para kades dan pengelola BUMDes harus selalu berpikir out of the box atau berpikir di luar kebiasaan, atau selalu berpikir kreatif.

"Jangan selalu berada di zona nyaman,  itu-itu terus ji dilakukan,  rabat beton, dan drainase.  Tapi kades harus berpikir bagaimana ada inovasi atau program baru yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat," imbuhnya. 

Tomy berharap Bursa Inovasi Desa yang digelar tersebut memberikan manfaat yang baik untuk pemerintah desa,  dan memberikan ide-ide segar untuk kemajuan desa. 

Acara Bursa Inovasi Desa ini juga menampilkan berbagai produk desa, baik berupa makanan dan minuman dalam kemasan maupun hasil kerajinan tangan.