Ada 625 Pengendara Ditindak saat Operasi Zebra

Saharuddin

Ada 625 Pengendara Ditindak saat Operasi Zebra

KabarMakassar.com - Usai dilakukannya Operasi Zebra 2018 selama 14 hari, dimulai dari 30 Oktober-12 November, Jajaran Satuan Lantas Polresta Pangkep mengamankan 625 pelanggaran, baik pelanggaran pengendara roda dua (R2), dan roda empat (R4).

Hal ini diungkap langsung Kasat Lantas Polres Pangkep , AKP Fatriawan didampangi Kanit Turjawali, Ipda Syarif, mengatakan Angka pelanggaran dalam Operasi Zebra 2018 diwilayah hukum Polres Pangkep menurun, dibanding tahun 2017 lalu. 

Tahun ini,  Polres Pangkep menjaring sebanyak 625 pelanggaran tersebut pelanggaran didominasi pelanggaran tidak menggunakan helm, savetybelt dan pengendara dibawah umur. 

Sedangkan pada tahun 2017 lalu, sesuai data yang disampaikan pada kesempatan press release Satuan Lantas Polres Pangkep, sebanyak 800 pelanggar.

Dari 625 pelanggar yang terjaring tahun ini, diantaranya ditindak tilang dan diantaranya pula adanya kendaraan disita, yakni roda dua 58 unit, dan roda empat 2 unit. Lantaran saat terjaring, pengendara tidak mampu memperlihatkan dokumen kendaraanya.

Diketahui sebelumnya, target dari Ops Zebra ini terdapat tujuh prioritas, diantaranya fokus pada Pengemudi menggunakan Handphone, Pengemudi melawan Arus, Pengemudi sepeda Motor berboncengan lebih dari satu.

Pengemudi dibawa umur, Pengemudi dan penumpang sepeda motor tidak menggunakan helm SNI, Pengemudi kendaraan bermotor menggunakan Narkoba atau dalam pengaruh miras dan Pengemudi berkendara melebihi batas kecepatan yang ditentukan. 

Dikatakan, Kasat Lantas Polres Pangkep, AKP Fitriawan, tujuan operasi Zebra tahun 2018 ini,  Mewujudkan dan memelihara keselamatan dan kelancaran serta ketertiban berlalu lintas, Meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, membangun budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik.

"Kemarin (red) Opz zebra berakhir. Selama dua pekan kita gelar, mulai tanggal 30 Oktober hingga 12 Nopember. Tahun ini angka pelanggaran menurun dibanding tahun 2017 lalu,"ujar Fitriawan kepada wartawan, saat press release, Selasa (13/11/2018)

Diharapkan, dari rutinnya ops dilakukan dapat meningkatkan tingkat kesadaran masyarakat dalam mentaati aturan berlalulintas, serta menurunnya angka laka lantas, khusus nya di kabupaten Pangkep sendiri.

Penulis :

Editor :