Perusda
Bank SUlsel Bar

Tiga Pelaku Begal Lintas Daerah Divonis 7 Tahun Penjara

Laporan Andarias Padaunan

on 15/10/18 Oleh Redaksi
Tiga Pelaku Begal Lintas Daerah Divonis 7 Tahun Penjara
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Amanat.

KabarMakassar.com, Makale -- Tiga pelaku begal lintas daerah divonis 7 tahun penjara di Pengadilan Negeri Tana Toraja, Senin, 15 Oktober 2018.

Ketiga pelaku begal bersama satu orang Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) ini dijatuhi hukuman pidana karena telah melakukan tindakan perampasan dengan kekerasan di tiga titik di Tana Toraja 

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Amanat yang ditemui jurnalis KabarMakassar.com menyebutkan ketiga titik aksi begal mereka di Tana Toraja itu diantaranya di Kecamatan Makale , Kecamatan Mengkendek dan Kelurahan Batupapan,  Kecamatan Makale  

"Pelaku begal itu ada empat orang. Mereka semua dari Makassar. Kemudian melakukan aksi kejahatannya itu di tiga titik di Tana Toraja," ucap JPU Amanat di Makale, Senin, 15 Oktober hari ini.

Keempat pelaku begal ini, lanjutnya mengendarai dua motor yang kemudian mereka melakukan aksinya dengan cara mengambil paksa barang milik orang lain dengan membawa senjata tajam, 

Dia mengatakan para pelaku ditemukan pertama kali melakukan begal di depan kantor kejaksaan di Kelurahan Bombongan, Kecamatan Makale. 

Aksi begal mereka itu dengan cara menarik kalung seorang ibu yang sementara di bonceng di depan kantor kejaksaan negeri Makale.

Setalah itu mereka lanjut ke Kelurahan Rante Kalua, Kecamatan Mengkendek dengan cara membegal seorang ibu-ibu yang sementara yang mengendarai sepeda motor di jalan.

Mereka mengambil secara paksa tas yang di bawah ibu-ibu yang berisi handphone dan uang.

Setehlah itu mereka lanjut lagi melakukan begal di jalan poros makale Rembon yang tempatnya di Kelurahan Batu Papan,Kecamatan Makale dengan cara merampas motor yang di kendarai dua pemuda.

Mereka dengan cara mau merampas motor yang di kendarai dua pemuda dengan cara menodongkan senjata tajam berupa pisau tetapi kedua pemuda itu melakukan perlawanan.

Terjadi perkelahian yang sempat melukai tangan pelaku dengan pisaunya sendiri. Kemudian pelaku kabur dan berobat di Rumah Sakit Elim. 

Akhirnya polisi mengetahui keberadaan para pelaku kemudian melakukan penangkapan keempat pelaku kekerasan itu.

Amanat menambahkan diantara ke empat pelaku tersebut satu di antaranya masih di bawa umur karena baru berusian 17 tahun. 

Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) dwngan inisial AW itu sudah di kenakan hukuman penjara 2 tahun setengah.

Kemudian ketiga pelaku lainnya yakni Muhammad Akbar (32) Syaiful (23) dan Syahrir (31) masing-masing diberikan hukuman 7 tahun kurungan penjara dengan tuntutat hukaman sebelumnya 8 tahun kurungan penjara jelas.

Pelaku Begal Lintas Daerah Divonis 7 Tahun Penjara

KabarMakassar.com, Makale -- Tiga pelaku begal lintas daerah di vonis 7 tahun penjara di Pengadilan Negeri Tana Toraja, Senin, 15 Oktober 2018.

Ketiga pelaku begal dan satu orang Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) ini dijatuhi hukuman pidana karena telah melakukan tindakan perampasan dengan kekerasan di tiga titik di Tana Toraja 

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Amanat yang ditemui jurnalis KabarMakassar.com menyebutkan ketiga titik aksi begal mereka di Tana Toraja itu diantaranya di Kecamatan Makale , Kecamatan Mengkendek dan Kelurahan Batupapan,  Kecamatan Makale  

"Pelaku begal itu ada 4 orang. Mereka semua dari Makassar. Kemudian melakukan aksi kejahatannya itu di tiga titik di Tana Toraja," ucap JPU Amanat di Makale, Senin, 15 Oktober hari ini.

Keempat pelaku begal ini, lanjutnya mengendarai dua motor yang kemudian mereka melakukan aksinya dengan cara mengambil paksa barang milik orang lain dengan membawa senjata tajam, 

Dia mengatakan para pelaku ditemukan pertama kali melakukan begal di depan kantor kejaksaan di Kelurahan Bombongan, Kecamatan Makale. 

Aksi begal mereka itu dengan cara menarik kalung seorang ibu yang sementara di bonceng di depan kantor kejaksaan negeri Makale.

Setalah itu mereka lanjut ke Kelurahan Rante Kalua, Kecamatan Mengkendek dengan cara membegal seorang ibu-ibu yang sementara yang mengendarai sepeda motor di jalan.

Mereka mengambil secara paksa tas yang di bawah ibu-ibu yang berisi handphone dan uang.

Setehlah itu mereka lanjut lagi melakukan begal di jalan poros makale Rembon yang tempatnya di Kelurahan Batu Papan,Kecamatan Makale dengan cara merampas motor yang di kendarai dua pemuda.

Mereka dengan cara mau merampas motor yang di kendarai dua pemuda dengan cara menodongkan senjata tajam berupa pisau tetapi kedua pemuda itu melakukan perlawanan.

Terjadi perkelahian yang sempat melukai tangan pelaku dengan pisaunya sendiri. Kemudian pelaku kabur dan berobat di Rumah Sakit Elim. 

Akhirnya polisi mengetahui keberadaan para pelaku kemudian melakukan penangkapan keempat pelaku kekerasan itu.

Amanat menambahkan diantara ke empat pelaku tersebut satu di antaranya masih di bawa umur karena baru berusian 17 tahun. 

Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) dwngan inisial AW itu sudah di kenakan hukuman penjara 2 tahun setengah.

Kemudian ketiga pelaku lainnya yakni Muhammad Akbar (32) Syaiful (23) dan Syahrir (31) masing-masing diberikan hukuman 7 tahun kurungan penjara dengan tuntutat hukaman sebelumnya 8 tahun kurungan penjara jelas.