Perusda
Bank SUlsel Bar

Puluhan Mahasiswa UIT Makassar Aksi Di Kemenristek Jakarta

Ardiansah

1 week, 4 days ago Oleh Redaksi
Puluhan Mahasiswa UIT Makassar Aksi Di Kemenristek Jakarta
[Foto: Dok.Kabar Makassar]

KabarMakassar.com -- Puluhan Mahasiswa Universita Indonesia Timur mengelar aksi didepan Kantor Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristek), Rabu 10 Oktober 2018.

Dengan menggunakan pembesar suara dan membentangkan spanduk bertuliskan Selamat Mahasiswa Universita Indonesia Timur Kota Makassar mereka menyuarakan aksinya "Stop Komersialisasi Pendidikan".

Jendral Lapangan Muhtar Asis mengatakan miris ketika pendidikan yang harusnya menjadi hak seluruh warga Negara Indonesia serta modal dasar untuk hidup di Indonesia justru tidak bisa menyelamatkan bahkan bisa membunuh masa depan. 

"Kondisi seperti ini secara nyata terjadi di Universitas Indonesia Timur Makassar, kurang lebih 10.000 mahasiswa yang terancam tidak dapat mendapatkan haknya (Perolehan Gelar SARJANA), padahal sudah menunaikan kewajiban kuliahnya selama kurang lebih 4 Tahun," ungkap Muktar Azis dalam aksinya, Rabu (10/10) kemarin

Lanjut, Azis menjelaskan penyelenggaran pendidikan yang tidak sesuai dengan standar nasional pendidikan tinggi dan praktek Komersialisasi pendidikan yang terjadi di UIT Makassar, sudah bergulir dari tahun 2015 sampai saat ini. 

Pelanggaran demi pelanggaran sanksi Administrasi ringan, administrasi sedang, sampai Sanksi Administrasi berat (Penghentian Pembinaan) yang di keluarkan oleh KEMENRISTEK DIKTI pada tanggal 14 Mei 2018 dan berpotensi besar dan berujung pada pencabutan izin Universitas pada tanggal 08 November 2018.

Bahkan Pencabutan  izin kampus yang nantinya terjadi di bulan November tidak membuat pihak Rektoran dan Yayasan melakukan pembenahan terhadap system pendidikan di UIT Makassar. 

Untuk itu, Kami Mahasiswa Indonesia Timur mendesak KEMENRISTEK DIKTI untuk segera mengambil alih proses akademik yang ada di UIT Makassar.

Selain itu, stop Komersialisasi pendidikan dan eksploitas pendidikan.

Tidak hanya itu, dia juga meminta transparansi pengawasan L2DIKTI Wilayah IX dan mendesak KEMENRISTEK DIKTI mengeluarkan surat rekomendasi SK pencabutan Izin pendidrian Universitas Indonesia Timur Makassar.