Perusda
Bank SUlsel Bar

Dinkes Sulsel Anggarkan Ambulance Laut Rp1,8 M

Laporan Rahmi Dinia

2 weeks ago Oleh Redaksi
Dinkes Sulsel Anggarkan Ambulance Laut Rp1,8 M
Pelaksana Tugas (Plt) Sekertaris Dinas Kesehatan Sulsel Bachtiar Baso . [Foto: Dok.KM]

KabarMakassar.com -- Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan telah mengalokasikan anggaran pengadaan satu unit ambulance laut senilai Rp1,8 miliar tahun ini.

Hal ini seperti disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Sekertaris Dinas Kesehatan Sulsel Bachtiar Baso yang mengaku telah menganggarkan satu unit ambulance laut untuk pelayanan di kesehatan di pulau-pulau yang sulit terjangkau.

"Satu dulu namun di anggaran pokok 2019 akan di tambah. Satu ini dulu kita mau anggarkan 1,8 M. Kita mau lihat apakah ini cukup untuk melayari pulau-pulau dengan kondisi angin kencang, hujan lebat. Jangan sampai kita anggarkan itu tidak di manfaatkan sepenuhnya." terang Bachtiar. Selasa 9 Oktober 2018.

Pejabat sementara Sekdis Kesehatan ini akan menempatkan unit ambulance laut pertama itu di Kabupaten Pangkep. 

Tenaga kesehatan yang akan ditugaskan di ambulance laut adalah dari Fakultas Kedokteran Unhas untuk menjamin keterlibatan tenaga kesehatan yang profesional.

"Yang pasti penggunaan ini harus tepat guna, tepat sasaran. Tidak ada gunanya ambulance laut kalau tidak ada isinya orang-orang akan bekerja diatasnya. Oleh karenanya Fakultas Kedokteran kerjasama dengan Dinas kesehatan. Fakultas Kedokteran insya allah akan menyanggupi mengisi dokter diatas ambulance laut." tambahnya.

Ambulance laut ini, lanjutnya akan di prioritaskan pelayanan kesehatan di daerah pulau-pulau. 

"Saya kira kita akan lihat daerah-daerah terpencil. Daerah-daerah kepulauan yang belum terjangkau pelayanan kesehatan, karena jujur sebenarnya ini untuk mendekatkan akses pelayanan daerah kepulauan seperti Pangkep, Selayar termasuk Makassar dan Sinjai." sambungnya

Selain ambulance laut untuk daerah pulau, Dinkes juga mewacanakan lima unit ambulance darat di kabupaten/kota yang wilayahnya besar. 

Kelima wilayah itu mencakup Kabupaten Bone, Gowa, Luwu Raya, Tana Toraja dan Toraja Utara. .

"Jadi satu ambulance darat bisa melayani beberapa kabupaten terdekat. Karena rata-rata kabupaten sudah punya ambulance masing-masing." tutupnya.