Kejati Didesak Periksa Bupati Tana Toraja, Ini Kasusnya  

Andarias

Kejati Didesak Periksa Bupati Tana Toraja, Ini Kasusnya  

KabarMakassar.com - Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Forum Mahasiswa Toraja (Format) Makassar, berunjuk rasa di kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, Selasa (6/11/2018).

Dalam aksinya, mahasiswa mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar segera menuntaskan kasus pembangunan dan pengoperasian sistem informasi, administrasi kependudukan (SIAK)  anggarannya sebesar Rp3,1 miliar, berasal dari APBD 2016 lalu, diduga melibatkan Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae, saat ini ditangani oleh Kejari Makale.

"Kejari Makale menemukan ada indikasi melanggaran hukum. Ini Mestinya segera ditindaklanjuti,” kata koordinasi lapangan (Korlap), Muh Taufik, saat unjuk rasa di kantor Kejari Makale. 

Muh Taufik mengatakan, pihaknya sudah melakukan investigasi. Hasilnya, diduga terjadi mark-up anggaran.Kata dia, proyek pembangunan dan pengoperasian sistem informasi administrasi kependudukan ini juga diduga tumpang tindih dengan program tugas pembantuan melalui DAK Non Fisik yang telah di alokasikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) lewat Dirjen Dukcapil pada anggaran sebelumnya.

"Proyek ini berdasarkan SK parsial Bupati Tana Toraja. Proyek ini diduga hanya untuk kepentingan perorangan dan kelompok tertentu saja. Proyek ini diduga fiktif," katanya. 

Kasi Pidsus Kejari Makale,Harifin Sarrang mengatakan, kasus ini sudah ditangani Kejati, Pidsus dipastikan memberikan atensi dari kasus ini. "Pidsus dipastikan memberikan atensi dari kasus ini," katanya. 

Penulis :

Editor :