Perusda
Bank SUlsel Bar

Warga Palu Barat Keluhkan Belum Terima Logistik

Laporan Saleh Sibali dari Sulteng

on 6/10/18 Oleh Hendra N. Arthur
Warga Palu Barat Keluhkan Belum Terima Logistik
Kondisi lokasi pengungsian yang belum memperoleh logistik di Palu Barat, Sulawesi Tengah. [Foto: Dok.KM]

KabarMakassar.com -- Delapan hari pasca gempa dan tsunami yang melandai Palu, Sigi dan Donggala, warga mengaku penyaluran logistik seperti makanan, minuman dan obat obatan belum menyentuh merata ke masyarakat.

Posko Utama yang dibentuk pemerintah hanya berpusat di Palu Timur. Prosedur penyaluran bantuan logistik di posko utama dinilai menyulitkan, karena warga dimintai identitas seperti KTP atau Kartu Keluarga.

"Banyak dari kami tidak dapat bantuan, kalaupun harus ke posko utama kami harus menyertakan dokumen seperti kartu keluarga. Pasti susah, karena semua surat surat sudah tertimbun" ungkap salah satu Warga Cakra Aditya. 

Cakra menjelaskan, guna mendapatkan logistik dirinya dan beberapa warga mencoba menghubungi posko independen seperti Posko Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan posko yang dibentuk oleh perguruan tinggi.

Sebab posko tersebut tidak membutuhkan administrasi kependudukan.

Selain meminta logistik, dirinya dan beberapa rekannya juga ikut serta dalam mendistribusikan logistik tersebut.

Hal sama juga dikatakan Agus  Renaldi, menurutnya beberapa daerah yang belum tersentuh adalah Sigi, Kaluku Bula, Loru, Beru Maru dan Ujuna.

"Ujuna yang notabene berada di tepi kota, tak mendapatkan bantuan," tegas Agus.

Bantuan yang di kirim dari Sulawesi Selatan ke Palu hari ini ada sekitar 300 truk. (*)