Isi Kekosongan, 6 ASN jadi Penjabat Kades di Takalar 

Saleh Sibali

Isi Kekosongan, 6 ASN jadi Penjabat Kades di Takalar 

KabarMakassar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar, menunjuk Aparatur Negeri Sipil (ASN) untuk mengisi kekosongan enam Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Mangngarabombang. 

Enam ASN yang ditunjuk tersebut dilantik menjadi Penjabat (Pj) oleh  Sekkab Takalar Drs. H. Arsyad, MM mewakili Bupati Takalar serahkan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Harian (PLH) dan SK Penjabat (Pj), di Ruang Galery Lantai I Kantor Bupati Takalar, Rabu (01/11)2018). 

Enam ASN yang dilantik yakni, Mappaturung sebagai PLH Kades Cikoang, Sudirman sebagai Pj. Kades Topejawa, Ahmad sebagai Pj. Kades Punaga, Ahmad Nur sebagai Pj. Kades Bontomanai, Rusli Djafar,sebagai Pj. Kades Lengkese, Mappaturung, sebagai PLH Kades Laikang dan Maddolangan,S.Pd SD sebagai Pj. Kades Lakatong. 

"Saya berharap Pj Kades yang menerima SK ini ada solusi dan inovasi yang nyata dari di desa yang dipimpinnya dan pemerintah daerah mendapatkan masukan yang berarti dalam upaya pembangunan daerah, "kata Pj Sekkab Takalar,  H Arsyad.  

Arsyad mengatakan, tugas awal dari Pj ini yakni, melakukan pendataan verifikasi data angka kemiskinan di wilayah masing-masing dan berinteraktif, meminta masukan dengan aparat desa serta para Tokoh Masyarakat untuk mencari tahu bagaimana menjadi penjabat Kades yang sukses. 

"Pemerintah pada dasarnya mengalami permasalahan data. Karenanya kegiatan ini menjadi kebutuhan untuk mengatasi persoalan data yang dialami pemerintah. 
Kalau kita salah data, maka akan salah mengambil kebijakan," ujarnya. 

 Dia mengatakan, Bupati  menitip pesan kepada saudara agar untuk pengalokasian Dana Desanya, Jangan lagi semua masuk di fisik tapi pembangunan manusianya. Untuk APBDesa 2019. 

"Setiap program dan kegiatan harus mengacu kepada program 22 Bupati, sehingga betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Memberdayakan masyarakat sehingga 2 tahun ke depan mereka dapat menambah pendapatan dalam tumah tangganya karena, ini merupakan upaya dari Bupati Takalar untuk  mengangkat Takalar bisa bersaing dengan daerah lain,"ujarnya. 

Arsyad juga berharap, kepada para camat agar dilakukan koordinasi dengan Kades, untuk sama-sama melakukan pengawasan terkait pengelolaan pembelanjaan Anggaran Dana Desa (ADD) 2019. 

"Kepada para penerima SK agar amanah yang diberikan harus dipegang sebagai sebuah amanah yang dilakukan dengan ikhlas," pungkasnya.(*) 
 

 

Penulis :

Editor :