Perusda
Bank SUlsel Bar

Dua Pengedar Pil Zombie Diringkus Lagi

Laporan: Saleh Sibali

on 15/9/18 Oleh Redaksi
Dua Pengedar Pil Zombie Diringkus Lagi

KabarMakassar.com, Takalar -- Dua pelaku pengedar kembali diringkus polisi saat tengah asyik bermain game dan transaksi jual obat pil zombie di Dusun Bila Bilayya Desa Cikoang Kecamatan Mangarambombang Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan, Kamis 13 September 2018

Tim satuan pemburu narkoba Polres Takalar meringkus dua pelaku saat hendak transaksi pil zombie. Berawal dari polisi berpura-pura menjadi pembeli dan pelaku pun tidak menyadari jika kedua pelaku sudah di intai sehari penuh

Dua pemuda bernama Hamzah Boko umur 26 tahun alamat Dusun Bila-bilayya Desa Cikoang Kecamatan Mangarambombang Kabupaten Takalar dan rekan pelaku bernama Hermawan 30 tahun yang tinggal di Jalan Veteran Utara Kelurahan Maradekayya Utara Kecamatan Makassar kota Makassar. Mereka berdua diringkus saat hendak transaksi pil zombie

Pelaku sempat berdalih mengaku bukan pengedar. Namun polisi tidak semudah itu terkecoh. Alhasil, polisi menemukan ratusan butir pil zombie dibawa jok motor pelaku serta uang jutaan rupiah hasil penjualan obat tersebut

Berdasarkan keterangan KBO Narkoba Polres Takalar Iptu Hasli Duna, pelaku sudah masuk daftar operasi antik Narkoba 2018 dan satu rekan pelaku asal Makassar dan memperoleh pil zombie dari Makassar.

"Pelaku memang berdalih. Namun anggota kami melakukan penggeledahan secara menyeluruh alhasil barang bukti berupa pil zombie ditemukan dalam jok motor ratusan butir pil zombie serta puluhan sachet kosong.," ungkapnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, dari tangan pelaku Polisi berhasil menyita satu unit handphone. Pil zombie ratusan butir siap edar. Uang ratusan ribu rupiah serta satu unit motor yang digunakan sebagai alat transportasi

Kini kedua pelaku digiring ke Mako Polres Takalar ruangan satuan narkoba. Aparat Polres Takalar mengaku akan mengejar pemasok pil zombie dari Makassar dan akan dikenakan undang undang kesehatan tahun 2009 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.