LBH Makassar Angkat Bicara Formasi CPNS 2018 Tak Transparan

LBH Makassar Angkat Bicara Formasi CPNS 2018 Tak Transparan

KabarMakassar.com -- Kuota formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemprov Sulsel sudah diterima langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Ashari F Radjamilo. Namun surat atau amplop yang tersegel rapih belum juga diumumkan kepda publik akan hasil kuota yang diterima Pemprov Sulsel.

Padahal surat tersebut sudah diterima BKD beberapa hari yang lalu, namun berdalih belum dilihat oleh Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. Hal tersebut membuat Direktur LBH Makassar, Haswandy Andy Mas angkat bicara. Ia mengatakan jika apa yang seharusnya di publikasikan kepada masyarakat harus transparan dan tidak terkesan ditutup-tutupi.

"Perekrutan CPNS adalah salah satu wujud pemenuhan HAM khususnya hak untuk turut serta dalam pemerintahan, yang dijamin dlm Konstitusi. Dimana dalam pelaksanaannnya harus dilaksanakan secara terbuka, dan memenuhi prinsip-prinsip atau asas-asas pemerintahan yang baik yakni antara lain transparan dan akuntabel"ujar Haswandy Andy Mas, Senin 10 September 2018.

Haswandy Andy Mas menambahkan jika peran Ombudsman Sulsel juga diperlukan dalam hal ini, dimana peran aktif dari Ombudsam Sulsel untuk lebih mengawasi perekrutan CPNS Sulsel.

"untuk itu kami LBH Makassar meminta Ombudsman provisni Sulsel untuk mengambil peran aktif dalam mengawasi proses perekrutan CPNS tersebut yang terkesan ditutup-tutupi"tambahnya.

Sementara itu Pemprov Sulsel sendiri belum menyampaikan jumlah kuota yang diterima dari BKN Pusat. Kepala BKD Sullsel menunggu petunjuk dari Gubernur atau Sekda untuk mengumumkan hasil kuota CPNS Pemprov Sulsel. 

"Aturannya memang tanggal 16 September 2018 kita umumkan kuota formasi CPNS Pemprov Sulsel, kita kan punya gubernur baru jadi harusnya dilihat dulu sama beliau, karena itu tersegel rapih"ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Ashari F Radjamilo 

Hingga kini baru lima daerah yang melaporkan hasil kuota CPNS di Sulsel diantaranya, 

1. Selayar kuota CPNS 253.

- Tenaga Pendidikan 100 orang
- Tenaga Kesehatan 97 orang
- Tenaga Teknis 50 orang
- Honorer K2 6 Guru dan 1 Tenaga kesehatan.

2. Wajo kuota CPNS 309.

- Tenaga Guru 100 orang
- Tenaga Kesehatan 109 orang
- Tenaga Teknis 30 orang
- Honorer K2 70 orang.

3. Sinjai kuota CPNS 250.

- Tenaga pendidikan: 128 orang
- Tenaga Kesehatan 92 orang
- Tenaga Teknis 30 orang.

4. Luwu Utara kuota CPNS 80.

- Rincian belum ada.

5. Jeneponto kuota CPNS 306 orang, baik jalur umum dan jalur khusus. 

Penulis :

Editor :