Perusda
Bank SUlsel Bar

Diberhentikan oleh DKPP, KPU Palopo Angkat Bicara

Andhy Sukri

on 28/7/18 Oleh Redaksi
Diberhentikan oleh DKPP,  KPU Palopo Angkat Bicara
Ketua komisioner KPU Palopo Haedar Djidar bersama komisioner KPU Palopo Faisal dan Muh. Amran Annas di dampingi komisioner KPU Sulsel uslimin Usle dan Faisal Amir saat konferensi pers di KPU Sulsel jalan AP Pettarani.

KabarMakassar.com-- Komisioner KPU Palopo akhirnya angkat bicara soal sanksi pemberhentian tetap yang di keluarkan oleh DEwan kehormatan penyelenggara pemilihan umum ( DKPP). Didampingi oleh komisioner KPU Sulsel uslimin Usle dan Faisal Amir, tiga dari lima komisioner KPU Palopo diantaranya Haedar Djidar, dan Muh. Amran Annas melakukan konferensi pers di Kantor KPU Sulsel, Sabtu 28 Juli 2018.

Menurut Ketua KPU Palopo, Haedar Djidar  saat konferensi pers apa yang di lakukan DKPP RI itu itu tidak adil apalagi apa yang dilakukannya selama ini adalah hanya menjalankan hasil dari konsultasi berjenjang.

Apa yang di lakukan oleh DKPP RI itu menurut kami sangat tidak adil apalagi kalau melihat apa yang kami lakukan ini hanya menjalankan Hasil dari konsultasi berjenjang yang kami lakukan sampai ke  KPU RI dan apa yang kami lakukan hanya menjaga Marwah KPU bahkan pada pemilu sebelumnya yang tingkat partisipasi pemilihannya hanya 70% itu naik pada pemilu kemarin menjadi 81.81%, hal itulah kami menganggap putusan DKPP RI sangat tidak adil dan tidak pantas kami terima, ungkapnya.

Haedar juga menjelaskan kronologi tentang bagaimana sehingga kelima komisioner KPU Palopo di berhentikan tetap oleh DKPP RI.

"Diwali dari adanya rekomendasi Panwaslu Kota Palopo, yg isinya merekomendasikan membatalkan pasangan Judas Amir dari pelaksanaan pilkda kota palopo 2018, Kemudian paslon OmeBisa menggugat ke PTTUN makassar, dan hasilnya menguatkan tindakan kami menolak rekomendasi panwas.

Tidak puas atas hasil PTTUN makassar OmeBisa menggugat lagi ke MA, hasilnya pun tetap menguatkan tindakan KPU palopo lalu  melakukan lagi aduan DKPP RI, hasilnya inilah yang memberhentikan tetap KPU Palopo", ujarnya

Sementara itu komisioner KPU Sulsel Uslimin Usle mengatakan terkait keputusan DKPP RI , KPU Sulsel akan segera menindaklanjuti perintah atau putusan tersebut paling lambat 7 hari setelah di keluarkannya.

"Jadi kami di perintah oleh DKPP itu melaksanakan keputusan paling lambat tujuh hari, Setelah di putuskan pada tanggal dua puluh lima berarti Rabu depan tanggal dua. Kebutuhan saat ini tiga komisioner berada di Jakarta , ini juga antara lain untuk di konsultasi kan ke KPU RI terkait keputusan DKPP RI, hasilnya nanti akan kita Pleno kan", terangnya.

Perlu diketahui Sebelunnya Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap terhadap lima komisioner KPU Kota Palopo. Putusan tersebut dibacakan dalam sidang pembacaan putusan sesi II di kantor DKPP RI di Jakarta, Rabu 25 juli 2017 Hal itu tertuang pada Keputusan bernomor 103/DKPP-PKE-VII/2018 yang dibacakan oleh ketua DKPP RI Harjono.