Perusda
Bank SUlsel Bar

Penyalahgunaan Fasilitas Keran Air Siap Minum

PDAM Kota Makassar

on 13/7/18 Oleh Muhammad Fajar Nur
Penyalahgunaan Fasilitas Keran Air Siap Minum
Foto yang viral di salah satu media sosial memperlihatkan penyalahgunaan keran air siap minum PDAM Kota Makassar menjadi tempat cuci tangan dan kaki.(Foto: Instagram)

KabarMakassar.com -- Setelah viralnya foto penyalahgunaan fungsi keran air siap minum di media sosial, Kepala bagian Humas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Makassar, Idris Tahir akhirnya angkat bicara pada Jumat, 13 Juli 2018.

Menurut Idris, pemahaman masyarakat akan kehadiran fasilitas publik termasuk dalam fungsi dan peran masyarakat dalam merawat fasilitas masih berada dalam tahap rendah.

"Beginilah perilaku sebagian kecil masyarakat/warga kita yang masih kurang paham tentang fasilitas publik, harusnya dijaga dan dirawat karena fasilitas tersebut untuk kepentingan orang banyak," jelas Idris saat diwawancarai Redaksi KabarMakassar.com.

Idris menambahkan, peran pemerintah dalam mentransformasi informasi kehadiran dan penggunaan fasilitas publik masih tidak berjalan sesuai keinginan dikarenakan kurangnya rasa kepemilikan bersama dan kepekaan untuk turut serta menjaga fasilitas publik termasuk dalam menegur langsung masyarakat yang menyalahgunakan fungsi fasilitas yang berasal dari uang rakyat tersebut.

Pihak PDAM Kota Makassar sendiri telah memberikan informasi terkait penggunaan fasilitas publik PDAM Kota makassar seperti keran air siap minum dengan melakukan sosialisasi dan pemberian papan penjelasan kegunaan keran air siap minum.

"Kan itu sudah lama dibuat dianjungan dan beberapa tempat lainnya, dan sudah dihimbau untuk dapat menjaga karena fasilitas publik termasuk kita berikan papann penyampaian yang cukup menjelaskan kegunaannya," ujarnya.

Pihak PDAM Kota Makassar sendiri menjelaskan walau penyalahgunaan fungsi keran air siap minum telah terjadi, namun pihak PDAM Kota Makassar berharap masyarakat terus mengawasi dan berpartisipasii aktif dalam menjaga fasilitas publik tersebut.

"Kalau dampaknya ke PDAM jelas kami sangat menyayangkan karena fasilitas itu disalahgunakan tidak sesuai fungsinya. Kalau ke masyarakat sendiri kami khawatirkan nanti tidak termanfaatkan sesuai peruntukannya," kaluhnya.

Padahal sarana publik untuk untuk diminum langsung bukan keperluan lain, apalagi cuci kaki atau tangan dan lainnya.

Dia berharap partisipasi warga yang menemukan hal yang seperti ini, bisa saling mengingatkan atau menegur pelakunya agar fasilitas tersebut bisa tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya secara bersama," tegasnya.

Perlu diketahui, Kota Makassar sendiri telah memiliki 5 keran air siap minum yang tersebar diberbagai titik di Kota Makassar seperti anjungan Pantai Losari, Taman Macan, dan Lapangan Karebosi.