Kadispora Jelaskan Soal Anggaran Tambahan Stadion Barombong

Andhy Sukri

Kadispora Jelaskan Soal Anggaran Tambahan Stadion Barombong

KabarMakassar.com -- Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Tautoto TR mengkonfirmasi kelanjutan pembangunan stadion Barombong disela-sela acara rakor Torch Relay di Ruang Rapat Pimpinan Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumoharjo pada Senin 23 Juli 2018.

"Stadion Barombong memang tidak ada, karena gini, kalau perubahan itu memindahkan dan apa, sepanjang tidak ada penambahan pendapatan itu nggak bisa kita, kita mau ambilkan di mana bukan kerena tidak di prioritaskan tapi memang tidak di anggaran tambahan," sebutnya.

Sebelumnya kadispora Sulsel Ir. Sri Endang pada acara perdana Humas Coffee Morning menjelaskan tpada awalnya dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 9 miliar lebih ditujukan untuk renovasi lapangan. Tapi setelah dicek, anggaran mengalami rasionalisasi karena fokus pemerintah pusat pada Asian Games 2018. 

"Jadi, bukan membatalkan anggaran tapi revisi. Kami harap, kekurangan anggaran ini akan bisa diatasi dengan sharing budget antara APBD dan APBN sebesar Rp 124 miliar APBD, dan Rp 110 miliar APBN, sehingga bisa menutupi," ujarnya. 

Ia membeberkan, jika dibandingkan dengan stadion lain di Indonesia yang anggarannya triliunan, pembangunan Stadion Barombong relatif murah, hanya sekitar Rp 500 miliar. Terkait pengawasan, pembangunan stadion ini dikawal oleh TP4D, Inspektorat, tim ahli, dan pendamping teknis. 

"Soal kemungkinan keterlibatan pihak swasta, tentunya ada aturan main. Sebenarnya, sudah ada BUMN yang menemui, tapi dengan persyaratan kepala daerah harus memiliki masa tugas tiga tahun lagi," ungkapnya.

Penulis :

Editor :