Soni Sumarsono: Kepala Daerah Nyaleg Jangan Lupakan Tugas

Andhy Sukri

Soni Sumarsono: Kepala Daerah Nyaleg Jangan Lupakan Tugas

KabarMakassar.com -- Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan turut angkat bicara jelang pemilihan Calon Anggota Legislatif (Caleg) baik Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten/kota maupun DPR Republik Indonesia pada Jumat, 13 Juli 2018.

Soni turut memberikan pandangannya akan caleg setelah mengetahui dua Wakil Kepala Daerah di Sulawesi Selatan dikabarkan kepincut dengan suasana Legislatif di Senayan.

"Walau untuk saat ini kami baru menerima surat dari wakil Bupati Soppeng sementara wakil Wali Kota Makassar belum ada. Namun setiap surat kemunduran yang kami dapat akan kami beri balasan. Prinsipnya mengetahui dan menyetujui karena ini menjadi persyaratan dari pencalonan Caleg di Komisi Pemilihan Umum (KPU)," jelasnya.

Soni menjelaskan, hak untuk mendaftarkan diri dalam kompetisi Caleg merupakan hak setiap warga negara termasuk pada Wakil Kepala Daerah, hanya saja setelah melepas jabatan Eksekutif tersebut, masih ada serangkaian proses yang perlu diselesaikan bagi daerah yang ditinggalkan sebelum akhirnya mendapat Surat Keputusan (SK) Kementerian Dalam Negeri.

"Jadi kepala daerah yang mundur ini nanti ditetapkan dalam daftar calon tetap (DCT) oleh KPU setelah ditetapkan sebagai DCT baru DPRD setempat malakukan rapat Paripurna terkait pemberhentian kepada Kepala Daerah yang ikut caleg. Berdasarkan DCT itulah kami Gubernur bersurat ke Kemendagri untuk pengesahan pengunduran diri ini, Dari Mendagri terbitlah SK," ujarnya. 

Soni mengungkapkan bahwa meski Kepala Daerah sudah menyatakan mundur ataupun sudah mengirimkan surat pernyataan mundur, Kepala Daerah tetap mempunyai kewajiban sebagai kepala daerah. 

"Ini belum berlaku mundur, jadi Kepala Daerah maupun wakilnya tetap bekerja sebagaimana mestinya karena untuk terhitung mundur itu melalui SK, meski menyatakan mundur tapi secara administratif masih belum jadi tetap harus menjalankan tugasnya sebagai Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, jadi saya menghimbau agar tetap masuk," tutur Soni Sumarsono. 

Ungkapan Soni dilandaskan Undang-undang Nomor 8 Tahun 2012 Pasal 51 terkait dengan mekanisme pencalonan diri sebagai anggota Legislatif.

Perlu diketahui, berdasarkan informasi yang dihimpun Redaksi KabarMakassar.com, Wakil Wali Kota Makassar Dr.H. Syamsu Rizal atau yang biasa akrab disapa dengan Deng Ical dan Wakil Bupati Soppeng Supriansa rela melepas jabatan Eksekutifnya demi melanjutkan karir politiknya di Legislatif.

Penulis :

Editor :