Danny Tambah Ruko Baru Guna Selesaikan Masalah Alokasi PK 5

Danny Tambah Ruko Baru Guna Selesaikan Masalah Alokasi PK 5

KabarMakassar.com -- Pasar Sentral akan tambah ruko untuk selesaikan permasalahan Alokasi Pedagang Kaki Lima (PK5).

Hal ini disampaikan langsung oleh Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menanggapi penolakan PK5 untuk dialokasikan ke lantai 5 Blok B, Pemerintah Kota akan melakukan penambahan ruko di lantai basement dan satu lantai dilantai atas Blok B pasar sentral

"Jadi saya harus melindungi saya punya warga termasuk para pedagang. Usulan mereka dan saya terima itu, di blok B ini akan dibangun ruko. Tadinya kan ruko disini cuma tiga lantai, saya akan tambah satu lantai di basement kemudian tambah satu lantai di atas supaya kompensasi yang punya ruko. Dibawah itu saya akan tampung kaki lima," kata Danny Pomanto sapaan akrabnya saat diwawancarai usai melakukan sidak ke pasar Sentral Blok B, Senin 26 Juni 2018.

Danny menyampaikan keputusan penempatan PK5 ke lantai 5 sehingga membuat banyak Masalah saat dirinya cuti, menyusahkan para pedagang, sama dengan membunuh mata pencaharian PK 5.

"Kita sepakati dengan pedagang. Persoalannya pas saya cuti waktu itu. Sebenarnya sudah, skenarionya adalah kaki lima. Ini persoalan kan di kaki lima. Kaki lima itu tadinya dialokasikan di lantai 5, tetapi dari diskusi dengan kaki lima, masa yg eceran di lantai 5 kemudian grosir di lantai 1. Itu sama dengan pembunuhan massal," jelasnya 

Terkait harga yang dicemaskan PK5, Danny menyampaikan akan merundingkan untuk mencari titik temu antara pedagang dan developer. Sedangkan harga dasar yang telah keluar di Surat Keputusan (SK) adalah Rp. 42 Juta.

"Karena begini, di pasar kalo harga dasarnya di lantai tertentu makin ke bawah makin mahal, makin ke atas makin murah. Begitupun di satu lantai, makin di pinggir, makin mahal. Dua pintu beda dengan satu pintu. Jadi kita fair fair sajalah. Tidak ada yg rugi. Pedagang tidak mau dirugikan, developer juga tidak mesti rugi. Ini kesepakatan mereka," terangnya.

Danny juga memerintahkan agar sisa bangunan Pasar Sentral Makassar blok B segera dibongkar. Hal itu dilakukan agar pedagang kaki lima (PK5) Pasar Sentral Makassar bisa segera direlokasi, dan pengembalian fungsi jalan di sekitar Makassar New Mall sesegera mungkin.

"Administrasi minggu ini saya selesaikan di pemerintah kota. Minggu depan saya mau ada kegiatan lapangan yang langsung seperti ini sudah segera harus dibongkar, ini sudah harus dibuat," 

Menanggulangi masalah PK5, Danny Pomanto telah memerintahkan unit kerjanya untuk membuat Kelompok Kerja (Pokja) untuk menyelesaikan permasalah alokasi PK5 ke Makassar New Mall dan akan melakukan evaluasi hasil kerja mereka pada bulan Juli mendatang.

"Saya sudah perintahkan pak sekda bikin pokja. Satu bulan sama dengan PTSP. satu bulan setelah tanggal 27 juni. Setelah satu bulan dan belum ada perubahan, kita evaluasi. Bulan juli ada evaluasi,"

Penulis :

Editor :