Pembatalan Paslon Gubernur Menanti Jika Tidak Lapor LPPDK

Pilkada Sulsel

Pembatalan Paslon Gubernur Menanti Jika Tidak Lapor LPPDK

KabarMakassar.com -- Dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni mendatang, para Pasangan Calon (Paslon) sedang bersiap dalam menyelesaikan hari terakhir masa kampanye mereka dan memberikan Laporan Penerimaan dan Penggunaan Dana Kampanye (LPPDK) pada Sabtu, 23 Juni 2018.

Sesuai dengan aturan, Minggu 24 Juni 2018  atau besok adalah hari terakhir pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Sulawesi Selatan untuk menyampaikan LPPDK di kantor KPU Sulawesi Selatan di Jalan Andi Pangeran Pettarani No.102.

Ditemui Tim kabarMakassar.com, Humas KPU Sulsel menjelaskan informasi batas waktu pelaporan LPPDK dab telah mendapatkan konfirmasi dari para paslon terkait persiapan melaporkan LPPDK mereka.

"Sampai saat ini kami sudah menyampaikan perihal batas waktu tersebut kepada seluruh paslon untuk dilaksanakan. Besok Tanggal 24 juni 2018 kami mengundang paslon dan juga Kantor Akuntan Publik untuk penyampaian LPPDK tersebut," jelas Aslan Marlan

"Sejauh ini seluruh paslon sudah mengkonfirmasi akan menyampaikan LPPDK pada waktu yang sudah kami tetapkan, kata Aslan Marlan pada Redaksi KabarMakassar.com.

Asral Marlan menambahkan jika ada paslon sampai pada hari tanggal 24 Juni tidak menyerahkan LPPDK tersebut,  sanksi yang menanti adalah pembatalan sebagai calon kandidat.

"Jadi LPPDK harus diserahkan oleh Paslon paling lambat 24 juni 2018," terangnya.

Seperti Diketahui, sesuai Peraturan KPU nomor 5 tahun 2017 pada pasal 54 menjelaskan pasangan calon yang terlambat menyampaikan LPPDK kepada KPU provinsi/KIP Aceh atau KPU/KIP kabupaten/kota sampai batas waktu yang ditentukan sebagaimana dimaksud dalam pasal 34 ayat (1) dan ayat (2) akan dikenai sanksi berupa pembatalan sebagai pasangan calon.

[Andhy Sukri]

Penulis :

Editor :