Deng Ical Minta Pendaftaran PPDB Jalur Domisili Ubah Format

Deng Ical Minta Pendaftaran PPDB Jalur Domisili Ubah Format

KabarMakassar.com -- Jelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018 tingkat Sekolah dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), Wakil Walikota Makassar, Syamsu Rizal menyampaikan agar format penerimaan siswa baru untuk siswa SMP lebih diperbaiki.

PPDB tahun ini tetap menerapkan sistem zonasi atau jalur domisili yang membuat calon siswa diterima di sekolah berdasarkan lokasi tempat tinggal, semakin dekat lokasi sekolah pendaftar dengan tempat tinggalnya semakin besar peluang penerimaan yang dimiliki.

Namun, hal ini menurut Deng Ical sapaan akrab Syamsu Rizal, masih perlu banyak pembenahan terkait format penentuan tidak mencakup semua unsur.

"Saya minta panitia sama dinas terkait untuk mengakomodasi beberapa unsur yang kelihatan agak keteteran. Masih banyak domisili itu tidak masuk di sekolah yang diinginkan jadi saya minta untuk rubah formatnya," ujar Deng Ical sapaan akrab Syamsu Rizal saat ditemui di ruangannya, Kamis, 21 Juni 2018.

Jalur Domisili yang menggunakan format google map sebagai acuhan jarak penentu, menurut Deng Ical sangatlah tidak efisien, hal ini dikarenakan sistem google map menggunakan patokan jarak menggunakan kendaraan di jalan umum, dan tidak mempertimbangkan jalan pintas atau aksesibilitas yang bisa digunakan  calon siswa.

"Tidak lagi secara google map, secara geografis tetapi juga jarak keterjangkauan, maksudnya aksesibilitas nya. Walaupun jarak nya secara geografis agak jauh, tetapi dia bisa motong jalan kaki itu tetap musti dipertimbangkan," jelasnya.

Deng Ical berharap panitia pelaksana dan dinas terkait dapat mempertimbangkan banyak aspek dalam hal penentuan siswa yang diterima melalui jalur domisili.

"Kemarin itukan dihitung radius google map, ada yang memang dekat tapi aksesnya jauh, karena dia harus mutar misalnya, tidak ada jalur pete-pete jadi tidak terakomodasi. Jadi saya mau panitia mempertimbangkan ini, untuk memudahkan jadi satu kali ji naik pete-pete misalnya," tambahnya.

Hal inilah perlunya perumusan ulang format penentuan untuk jalur domisili sebelum pelaksanaan PPDB SMP pada tanggal 2 Juli 2018 mendatang.

"Hal-hal seperti itu yang penting dikomunikasikan makanya saya minta panitia merumuskan ulang itu, disamping jarak geografis ada juga jarak aksibilitasnya,"  tutupnya.

Penulis :

Editor :