Produksi Kue Kering menjelang Lebaran

Produksi Kue Kering menjelang Lebaran

KabarMakassar.com -  Kue kering menjadi salah satu kebutuhan menjelang lebaran. Pengusaha kue kering berlomba-lomba untuk menyediakan kue terbaik.
  Femy Ayal yang telah berjualan sejak 2013 silam. Ia menjual berbagi macam kue kering di Jalan Pajaiyyang perumahan gelora pajaiyyang indah kav. 15 (depan GOR sudiang) 
 Menurutnya pada dasarnya pendapatan di bulan ramadan sampai menjelang Lebaran tahun ini lebih rendah daripada tahun lalu. Tahun ini ia hanya menerima pesanan 20 toples.
" Saya pake sistem made by order,  jadi kalau ada yang pesan baru saya buatkan,  makanya jumlah laku tiap tahun itu tidak pasti,  tapi tahun lalu 100 toples yang laku untuk 2kg,"jelas Femy Ayal pemilik Mommy's cakes saat diwawancarai Redaksi KabarMakassar.com Senin 11 Juni 2018.
   Namun bagaimana kondisi sebelum ramadan hingga menjelang Lebaran? 
 Femy Ayal mengungkapkan bahwa perbedaan harganya pasti ada. Terutama harga telur yang biasa harganya 35.000/rak, pas ramadan harganya 42. 000/rak. Kalau harga bahan kue yg lain relatif sama,paling naiknya cuma 1000-2000 rupiah.
    Apakah tantangan yang dihadapi dalam usaha kue kering ini? 
  "Tantangannya yah  kalau ada customer yang pesan kue tapi saya sendiri belum pernah lihat dan rasa kue seperti itu jadi saya harus googling dulu cari beberapa resep yang paling bagus. Dan saya mulai hitung berapa harga kuenya dan berharap kue hasil karya ku tidak jauh beda rasanya dengan kue yang dijual diluar, "ungkap Femy Ayal. 
   Harga kue kering berkisar Rp. 150.000 untuk toples tinggi dan Rp. 75.000 untuk toples pendek. Kue yang sangat banyak dipesan oleh beberapa customer adalah kue nastar.

 

[Laurensia Maggie Picarima]

Penulis :

Editor :