Perusda
Bank SUlsel Bar

Motif Batik Rongkong, Tersimpan  Filosofi Masyarakat Lutra

on 13/5/18 Oleh Redaksi
Motif Batik Rongkong, Tersimpan  Filosofi Masyarakat Lutra
Batik Rongkong.(ist)

KabarMakassar.com-- Batik merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang telah mendunia. UNESCO telah menetapkan batik sebagai warisan budaya sejak 2 oktober 2009. Yuk kenali batik sebagai kebanggaan daerah kita, salahsatunya adalah Batik Rongkong.

Tenunan batik asal Luwu Utara, Sulsel ini telah ikutserta dalam pameran batik internasional, di Kota Milan, Italia, 5-10 Oktober 2017 tahun lalu.

Dilansir Liputan6.com, sesuai dengan namanya, batik Rongkong berasal dari Kecamatan Rongkong, salah satu kecamatan yang eksotik dengan pemandangan alam yang indah dan sejuk. 

Karena kesejukannya, daerah ini dikenal dengan sebutan negeri berselimut awan.
Batik Rongkong adalah salah satu jenis batik klasik di Indonesia yang  kental dengan unsur tradisional dan punya ciri khas tersendiri.Meski pamornya belum mampu mengimbangi batik yang ada di Pulau Jawa, batik rongkong khas Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel), mulai menjadi incaran para wisatawan lokal maupun mancanegara.

Motif yang unik, tak hanya menjadi satu-satunya faktor, sehingga batik rongkong mulai dilirik oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Melainkan dari batik rongkong tersebut, para wisatawan dapat menyelami filosofi kehidupan masyarakat Kabupaten Luwu Utara yang sebenarnya.


Batik rongkong khas Kabupaten Luwu Utara Sulsel mulai jadi kejaran wisatawan, batik rongkong khas Kabupaten Luwu Utara (Lutra), motif batik rongkong khas Kabupaten Lutra terinspirasi dari filosofi kehidupan warga Kabupaten Luwu Utara pada umumnya yang memegang teguh adat kearifan lokal.

Filosofi kehidupan masyarakat Kabupaten Lutra tersebut lalu dituangkan dalam bentuk tulisan lontarak khas Tana Luwu yang kemudian menjadi motif khas batik rongkong.
 menggambarkan bahwa masyarakat Kabupaten Luwu Utara itu memegang teguh sifat saling memupuk dan menjaga kebersamaan serta bergandengan tangan dalam mengarungi bahtera kehidupan.

Batik khas Luwu Utara ini merupakan sebuah budaya asli Indonesia yang harus dijaga kelestariannya, supaya tidak dicap dan diakui oleh bangsa lain. Jika bukan kita yang melindungi kebudayaan bangsa, lalu siapa lagi? Maka dari itu cintailah produk-produk lokal terutama batik, ciri khas Indonesia di seluruh dunia.
[Nur Fadhilah Sophyan]