Ada Oknum yang Coba Melacurkan HPMB dalam Politik Pilkada

Ada Oknum yang Coba Melacurkan HPMB dalam Politik Pilkada

KabarMakassar.com--Ketua umum Pengurus Pusat Himpunan Pelajar Mahasiswa Bantaeng (PP-HPMB) Nur Alim geram terhadap Oknum Yang Selalu  mengatas namakan HPMB dalam Menulis berita di Media online dan di medsos, saat diwawancarai KabarMakassar.com, Rabu 23 Mei 2018.

Nur Alim dalam hal ini sangat menyangkan apa yang  kemudian dilakukan oleh oknum ini dia tidak pernah tau pasti apa motif dari kemunculan mereka. Hal ini sangat sarat akan politik pilkada karena memang indikasi yang paling kuat salah satu pimpinan mereka adalah anggota aktif dari salasatu partai politik yang sedang giat-giatnya mengkampanyekan calonya di kabupaten bantaeng.

"Sebenarnya saya sangat kasian dengan mereka ini karena mungkin ada desakan prakmatis yang mereka perjuangkan makanya ingin melacurkan lembaga ke rana politik praktis' entah tetapi indikasinya sangat kuat belakangan ini, "kata Nur Halim.
 
 Nur Halim menghimbau kepada masyarakat atau instansi yang didatangi oleh mereka dan menyarankan untuk tidak diladeni dikarenakan HPMB pada prinsipnya tidak pernah terjun langsung pada ranah politik praktis atau melakukan pembusukan wacana di tengah-tengah masyarakat.

Selain Fungsi akademisnya HPMB juga sebagai corong wacana kepada masyarakat untuk membuat situasi pilkada ini tidak semakin memanas.

Umar selaku Kabid ESDM PP-HPMB juga menambahkan bahwa, "Kami ini juga didesak oleh seluruh kader di komisariat-komisariat HPMB se indonesia untuk segera mengambil tidakan tegas kepada oknum ini dengan melaporkannya ke pihak yang berwajib' tetapi saya katakan kepada mereka' jangan risih dengan gerakan ini, mungkin ada yang sakitnya lagi kumat karena sepanjang perjanan kelembagaan ini memang banyak yang takut kehilangan momen pada saat pilkada makanya mereka lacurkan dirinya dan mengatas namakan lembaga, "pungkasnya.

Nur Alim menjamin, netralitas HPMB sebagai lembaga yang professional tetap terjaga untuk membina pelajar dan mahasiswa Bantaeng menjadi insan akademis yang kreatif.
[Nur Fadhilah Sophyan]

 

Penulis :

Editor :