Perusda
Bank SUlsel Bar

Resmob Polres Jeneponto Ungkap Ibu pembuang Bayi

on 3/5/18 Oleh A. Nurul Gaffar
Resmob Polres Jeneponto Ungkap Ibu pembuang Bayi
Tim Resmob Polres Jeneponto bersama Ibu kandung bayi yang dibuang

KabarMakassar.com -- Tim unit Resmob Polres Jeneponto bersama Polsek Binamu berhasil mengungkap Ibu kandung Bayi dan melakukan penangkapan terhadap pelaku pembuang bayi yang terjadi di Kampung Sengkoang, Desa Kayu loe Barat , Kecamatan Tuaratea, Jeneponto.

Tim Unit Resmob Polres Jeneponto yang di pimpin Bripka Abd.Rasyad menangkap Ibu kandung saat melintas di Kecamatan Tamalatea menuju Kecamatan Binamu.

Miranti merupakan Guru Honorer disebuah sekolah dan Ibu Kandung dari bayi yang dibuang ke selokan pembuangan air.

Menurut saksi mata yang pertama kali melihat Mayat bayi tersebut Baso dg Bundu (60) Sekitar pukul 06.30 wita , hendak kesawah yang lokasinya dibelakang rumahnya dan pada saat berada di samping rumahnya tiba-tiba melihat boneka yang mirip bayi berada di dalam saluran air (selokan), sehingga Baso dg. bundu memanggil istrinya dan bersama-sama untuk melihatnya.

Dan pada saat sampai di TKP ternyata yang dilihat sosok bayi yang sudah tak bernyawa yang berjenis kelamin perempuan dan tali pusarnya masih menempel, lalu kemudian Daeng. Bundu melaporkan kepada pemerintah setempat.

Tim Resmob bergerak cepat untuk mengungkap dalang siapa ibu kandung bayi yang tega membuangnya ke selokan.

"Dari Hasil keterangan warga yang di kumpulkan bahwa ada perempuan yang sudah lama di curigai hamil diluar nikah kemudian tiba-tiba setelah ditemukan bayi perempuan tersebut sudah tidak ada di rumahnya," Ungkap Bripka Abd Rasyad.

"Kami menangkap pelaku pada saat melintas di Kecamatan Tamalatea menuju Kecamatan Binamu," tambahnya.

Ia menambahkan, pada saat di introgasi pelaku seolah-olah dari makassar di rumah temannya agar tidak mengetahui kejadian.

Lanjut Abd.Rasyad, pelaku kenal dengan seorang pemuda yang bernama Rul melalui via telpon dan ketemu di Makassar pada bulan 4 tahun 2017 di sebuah wisma dan melakukan hubungan layaknya suami Istri.

Kemudian ketemu kembali pada bulan 8 tahun 2017 di tempat yang sama, setelah itu Miranti tidak pernah lagi ketemu dengan kekasihnya Rul, padahal Miranti dalam keadaan hamil,"Tambahnya

Ia menceritakan pada hari Selasa tanggal 2 mei 2018 pukul 02.00 wita pelaku merasakan sakit perut dan masuk ke dalam kamar mandi dan tiba-tiba melahirkan, selanjutnya Pelaku menyiram bayi tersebut sehingga keluar dari selokan.

Anggota Polres Jeneponto bersama anggota Polsek Binamu menguburkan bayi tersebut di Desa Kayuloe Barat, Kecamatan Turatea pada pukul 11.00 Wita.

Kini pelaku di bawa ke Polres Jeneponto untuk pemeriksaan lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.