Perusda
Bank SUlsel Bar

Empat Pelaku Pembunuhan Pemuda Jeneponto Dibekuk Tim Buser

on 2/5/18 Oleh A. Nurul Gaffar
 Empat Pelaku Pembunuhan Pemuda Jeneponto Dibekuk Tim Buser
Tim Buser Polres Jeneponto berhasil menangkap 4 pelaku pembunuhan. (Foto: KabarMakassar.com)

KabarMakassar.com -- Empat pelaku pembunuhan Benni (17 tahun) pemuda asal Jeneponto akhirnya dibekuk tim Buser Polres Jeneponto, dini hari Rabu 2 Mei 2018. Keempat pelaku dibekuk dari hasil pengembangan salahsatu pelaku yang berhasil ditangkap yakni Randi.

Pelaku Randi mengaku tidak sendiri melakukan pembunuhan, kepada anggota tim Buser Polres Jeneponto bahwa ketiga rekannya terlebih dahulu melarikan diri saat membunuh Benni saat asyik menonton elekton di lingkungan Sulurang, kelurahan Tonrokassi, Kecamatan Tamalatea, Jeneponto,Senin 30 April 2018 lalu.

pelaku Randi diamankan dan dimintai keterangannya, hasil interogasi dari Tim Buser, pelaku menyebut nama lainnya yakni Umar, Sultan, dan Ardi.
 Tak lama berselang Tim Buser melakukan penggeledahan di rumah pelaku umar, namun pelaku sudah terlebih dahulu kabur.

Namun saat hendak dikejar hingga dirumah mertua pelaku Umar, tiba-tiba Umar muncul di Mapolsek Tamalate untuk menyerahkan diri yang diantar langsung oleh orangtuanya. Sementara pelaku lainnya telah diciduk dan kini dalam proses pemerikasaan Polsek Tamalate Jeneponto.

"Pelaku sudah dibekuk tim buser Polres Jeneponto, bermula dari penangkapan Randi dan berkembang ketiga pelaku lainnya, mereka sudah diamankan di Polsek Tamalatea"kata Kanit Buser Jeneponto, Bripka Abd.Rasyad kepada kabarMakassar.com Rabu 2 Mei 2018.

Kanit Buser Jeneponto, Bripka Abd. Rasyad menjelaskan jika keempat pelaku merupakan warga Kelurahan Tonrokassi Jeneponto yang sedang asyik menonton orkes (elekton) di lingkungan Sulurang, Kel.Tonrokassi, Kec.Tamalatea, Kab.Jeneponto. Diduga ada ketersinggungan keempat pemuda tersebut melakukan penganiayaan dan penikaman terhadap pemuda Benni di lokasi kejadian. 

"Dari hasil pemeriksaan terhadap Sultan dan Ardi bahwa yang melakukan penikaman terhadap korban Benni adalah Umar bin Makkadina yang menyebabkan korban meninggal dunia saat perjalanan menuju ke Puskesmas Tamalatea,
 Umar juga mengakui perbuatannya bahwa dia menikam korban papa bagian dada dengan menggunakan sebilah badik (Sajam). Kini ke 4 pelaku sudah diamankan Unit Buser Polres Jeneponto kemudian dibawa ke Polres Jeneponto untuk di lakukan penyilidikan lebih lanjut,"tutup Kanit Buser Bripka Abd Rasyad

Sementara menurut penuturan saksi mata di lokasi kejadian, Andi (16 tahun) jika sebelumnya Benni bersama rekannya 10 orang datang ke lokasi elekton (orkes) bersama temannya yang berasal dari satu kampung di Parang Lambere. Tiba-tiba pemuda dari kampung sebelah di lingkungan Taipa Kalongko datang dengan jumlah anggota yang banyak sehingga disitu terjadi perkelahian.

"Korban datang sama temannya 10 orang mau nonton elekton, tiba-tiba saya juga lihat ada Jerry dengan Sudding duel, ada lemparan batu sehingga pemuda antar dua kampung yakni Taipa Kalongkong dengan pemuda di Parang Lambere berkelahi, dilihat korban kejar pelaku tiba-tiba ia muncul bersibah darah"kata saksi Andi.

Korban meningal dunia dengan luka tusukan dibagian dada, bersama temannya yang berasal dari satu kampungnya Parang Lambere Kelurahan Tonrokassi, Benni sebelumnya dibawa ke Puskesmas Tamalate dibawa menggunakan sepeda motor, namun tak lama kemudian Benni meninggal dunia. Hingga jenazah korban dibawa ke RS Lanto Daeng Pasewang untuk dilakukan visum, setelahnya dibawa kerumah duka.