Dispora Makassar Gelar Workshop Program Wirausaha Muda

Dispora Makassar Gelar Workshop Program Wirausaha Muda

KabarMakassar.com -- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispor) Kota Makassar mengelar Workshop Strategi Penyusunan Program Pengembangan Kewirausahaan Pemuda, di Hotel D'Maleo Makassar, Selasa 24 April 2018. Kegiatan ini di ikuti 170 pemuda di 15 Kecamatan di Kota Makassar.

Workshop ini didasari oleh jumlah pengangguran yang terus meningkat dan pola pikir para lulusan baru yang masih tertutup.

Hal ini diperparah dengan pola pikir para lulusan perguruan tinggi yang ingin selalu menjadi pegawai, baik pegawai negeri maupun pegawai swasta. Untuk mengatasi hal itu, maka pola pikir yang sudah  tertanam kuat tersebut harus diubah dan perlu diciptakan suatu iklim yang dapat mengubah pola pikir baik mental maupun motivasi masyarakat agar kelak anak-anak muda mereka berusaha untuk menciptakan lapangan pekerjaan dari pada mencari pekerjaan. 

"Masyarakat masih membutuhkan pemuda yang memiliki kemampuan intelektual, kreatif, percaya diri, inovatif, memiliki kesetiakawanan sosial dan semangat nasionalisme yang tinggi dalam pembangunan nasional," kata Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Makassar, Hariani Latief. 

Pemerintah Kota sendiri telah memprogramkan Masyarakat Bebas Pengangguran guna menangani tingkat lulusan sarjana yang menganggur di Kota Makassar dengan memberikan pelatihan dan sosialisasi kepada para pemuda.

"Sesuai dengan program Pemerintah Makassar melalui program menuju masyarakat bebas pengangguran, kemiskinan dan peningkatan kesejahtraan dan progam pemberian pelatihan keterampilan gratis, maka Kegiatan Workshop merupakan salah satu strategi program pengembangan kewirausahaan pemuda yang dilaksanakan sesuai minat, bakat potensi pemuda,"

Dengan berwirausaha diharapkan pemuda mampu mandiri, membuka lapangan kerja bagi orang lain dan menjadi pimpinan bagi usahanya. Menanamkan budaya wirausaha kepada para pemuda tentunya akan menjadi harapan cerah bagi terciptanya sumber daya pemuda yang mandiri dalam berpikir dan bertindak maupun menerapkan iptek yang dipahaminya untuk ruang dan peluang bagi terciptanya wirausaha yang baru. 

"Menumbuhkembangkan budaya kewirausahaan dikalangan pemuda untuk mendorong terciptanya wirausaha baru. Melatih peserta secara bertahap agar memiliki kompetensi kewirausahaan dan bisnis, untuk mendorong pemuda miliki kemampuan yang kreatif dan inovatif," jelasnya. 

Peserta mendapatkan materi dari Pusat Layanan Usaha Terpadu Sulsel, Bahrul Ulum, dengan harapan pemuda Makassar bisa kreatif, mandiri dan dapat menekan angka penangguran

 

Penulis :

Editor :