Kuliah Perdana Akademi HAM Indonesia Disambut Antusias

Kuliah Perdana Akademi HAM Indonesia Disambut Antusias

KabarMakassar.com -- Akademi Hak Asasi Manusia (HAM) Indonesia angkatan pertama hari ini baru saja menyelesaikan kuliah perdananya yang berlangsung dari pukul 09:00 WITA hingga 16:00 WITA bertempat di Aula Lantai 5 Univesitas Bosowa (Unibos), Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar.

Akademi HAM ini merupakan akademi pertama di Indonesia yang memfokuskan pada pembelajaran terkait HAM dan pelanggarannya. Akademi yang baru di launching pada 22 Maret 2018 ini memulai kuliah perdananya yang diberikan oleh Prof. Dr Marwan Mas SH.MH yang membawakan materi pengantar HAM dan Konstitusi.

"HAM mulai menjadi perhatian masyarakat dunia semenjak berakhirnya perang dunia pertama dan kedua. Hal ini disebabkan banyaknya korban yang menjadikan masyarakat sadar akan adanya hak untuk hidup yang akhirnya disusul dengan perkembangan generasi HAM seperti hak sipil, politik, perempuan hingga anak," jelas pria yang kerap disapa Prof Marwan saat memberikan materi perkuliahan didepan mahasiswa akademi HAM Indonesia.

Sebelum mengakhiri kuliahnya pada pukul 11:30 WITA, Prof Marwan kembali menegaskan pentingnya pemahaman Mahasiswa Akademi HAM dalam melihat Posisi HAM dalam konstitusi negara sebelum melanjutkan kelas kedua yang dibawakan oleh Dr. Yulia Hasan dengan materi HAM dalam bisnis.

Akademi HAM Indonesia merupakan lembaga pendidikan khusus yang berfokus pada Hak Asasi Manusia sebagai pusat kajian yang memperhatikan sekaligus membedah berbagai kasus HAM Indonesia maupun dunia dalam waktu perkuliahan dua perkuliahan dalam seminggu.

"Angkatan pertama Akademi HAM ini akan berjalan selama sebulan. Kami berharap kedepannya Akademi HAM akan menciptakan generasi-generasi yang sadar akan HAM dan dapat berkontribusi positif bagi negara," Hajriana Ashadi, selaku Direktur Akademi HAM Indonesia saat diwawancarai oleh Redaksi Kabar Makassar usai perkuliahan selesai.

Peserta perkuliahan pertama Akademi HAM Indonesia yang berjumlah 22 orang menyambut antusias akan hadirnya Akademi HAM Indonesia sebagai lembaga pendidikan yang memfokuskan pendidikan HAM untuk berbagai elemen masyaralat.

"Sangat Antusias, peserta Akademi HAM juga beragam dari berbagai latar belakang seperti Mahasiswa, Jurnalis, hingga Aktivis. Semoga kedepannya kami dapat belajar lebih baik dan dapat berkontribusi positif bagi semua," jelas Lina, Reporter sekaligus salah satu mahasiswa angkatan pertama Akademi HAM Indonesia.

Akademi HAM Indonesia didirikan oleh Komite Perlindungan Jurnalis dan Kebebasan Berekspresi dengan Amnesty Internasional Indonesia sebagai bentuk kepedulian penegakan HAM di Indonesia serta sebagai medium pendidikan dan penyadaran HAM.

Kehadiran Akademi HAM Indonesia diharapkan akan berkembang lebih besar dengan memberikan dampak positif bagi masyarakat Indonesia dalam memenuhi Hak Asasinya.

"Kedepannya akan ada angkatan kedua, ketiga dan selanjutnya. Semoga Akademi HAM dapat menjadi penanda lebih baiknya kesadaran seluruh elemen masyarakat Indonesia akan pentingnya HAM, mengingat kita juga masih banyak kasus-kasu pelanggaran HAM yang belum tuntas diselesaikan," jelas perempuan yang kerap disapa Hajri tersebut.

Penulis :

Editor :