Perusda
Bank SUlsel Bar

Ini Khasiat Sambiloto Bagi Kesehatan

on 25/3/18 Oleh Redaksi
Ini Khasiat Sambiloto Bagi Kesehatan
ilustrasi[ist]

KabarMakassar.com--Sambiloto adalah salah satu tanaman yang sering digunakan oleh nenek moyang untuk menurunkan kadar gula darah. Sambiloto memiliki nama Jawa Paitan, nama Latin Andographis Paniculata, dan nama India Kalmegh.

Berikut ini bukti ilmiah manfaat sambiloto mengobati berbagai penyakit:

1.Obat Diabetes
Keampuhan Sambiloto menurunkan glukosa darah berkait interaksi senyawa aktif yang terkandung di dalamnya. Daun sambiloto mengandung laktone yang terdiri atas deoksiandrografolida, andrografolida, neoandrografolida, 14-deoksi-11-12-didehidroandrografolida, dan homo andrografolida. Meningkatkan kadar betaendorfin dalam plasma. Betaendorfin adalah neurotransmitter yang berefek analgesik alias pereda rasa sakit dan antipiretik atau penenang. Khasiatnya mengurangi tekanan psikis para pasien. Kondisi stres mengacaukan metabolisme tubuh sehingga pasien sulit mengendalikan kadar gula darah. Andrografolida juga bermanfaat untuk menurunkan aktivitas pembentukan glukosa dari senayawa-senyawa nonkarbohidrat seperti piruvat dan laktat. Dengan begitu kadar gula darah pasien dapat dikendalikan.

2.Meningkatkan Kekebalan Tubuh dari Bakteri (Hepatoprotektor)
Senyawa aktif andrografolida juga terbukti bermanfaat melindungi hati dari 52% penyakit beracun alias hepatoportektor. Aneka jenis bakteri penyebab penyakit seperti Staphylococcus Auereus, Pseudomonas, Shigela dysentriae,  dan Escheria coli juga mati ketika terpapar ekstrak sambiloto. Pada pengujian secara in vitro, air rebusan sambiloto merangsang daya fagitosis sel darah putih sehingga meningkatkan kekebalan tubuh. Andrografolida terbukti menurunkan demam yang ditimbulkan oleh pemberian vaksin yang menyebabkan panas pada kelinci. Pasien yang diberikan ekstrak sambiloto mengalami penurunan kadar serum bilirubin, alkali fotstatase, SGOT, dan SPGT hingga masuk ke angka normal. Bilirubin adalah suatu pigmen empedu hasil pemecahan hemoglobin.

3.Obat Radang
Selain fungsi-fungsi di atas, sambiloto masih memiliki beberapa efek farmakologi, seperti: antiradang, antikanker, antibakteri, dan penurunan tekanan darah. Untuk membuktikan manfaat antiradang dibuatlah satu percobaan secara in vitro menggunakan Bacillus calnette-Guein (BCG)-induced marcophage. Ekstrak metanol sambiloto juga ternyata mampu menghambat produksi nitric oxide (NO) sebagai radikal bebas yang menyebabkan proses peradangan. Uji selanjutnya menemukan bahwa senyawa andrographolide dan neondographolide-lah yang menunjukan mekanisme penghambatan NO.

4.Obat Kanker
Sebagai anti kanker, lagi-lagi senyawa yang berperan aktif adalah andrographolide. Sel HT-29 (kanker usus) diisoloasi delam kondisi in-vitro. Ekstrak mehanol sambiloto difraksinasi menjadi fraksi diklorometan, pertoleum eter, dan fraksi air. Hasil pengujian menunjukan fraksi diklorometan mengandung senyawa aktif yang berperan dalam efek antikanker dan imunostimulan. Juga ada indikasi bahwa human peripheral blood lymphochytes (HPBLs) berkembang lebih banyak. Selanjutnya fraksi diklorometan diisolasi menghasilkan tiga senyawa aktif: andrographolide, 14-deoxandrographolide, dan 14-deoxy-11, 12-didehydroandrographolide. Dari percobaan secara in vitro terhadap sel kanker didapatkan bahwa andrographolide positif menghambat perkembangan berbagai sel tumor. Senyawa ini bekerja pada fase pembelahan sel G0/G1, dengan cara menghambat siklus sel protein p27 yang sangat dibutuhkan oleh sel tumor

5.Meningkatkan Anti Bodi
Andrografolida sebagai agen immunostimulan ditunjukkan oleh peningkatan ilmfosit dan interleukin-2. Secara tak lagsung ia juga mempertinggi produksi tumor nercosis factor-alpha sehingga mingkatkan aktivitas sitoktosis limfosit terhadap sel kanker. Senyawa aktif dalam daun sambiloto bekerja dengan jalan menstimulasi produksi antibodi spesifik, meningkatkan aktivitas proliferasi, dan meningkatkan fagitosis makrofag. Secara tak langsung mekanisme ini berefek antikanker. Dengan potensi antikanker dan immunomodulator yang dimilki andrographolide, sambiloto sangat berpotensi berkhasiat obat kanker. Ekstrak Ethanol daun sambiloto juga dicobakan terhadap jamur Trichophton mentragrophytes, Tricophyton rubrum, Epidermophytion floccosum, Candida albicans, dan Microsporum canis. Dari sini didapa hasil bahwa sambiloto antibakteri.

Itulah beberapa manfaat daun sambiloto untuk mengobati berbagai macam penyakit yang bisa Anda coba di rumah. Selain tanaman sambiloto yang dituliskan di atas, sebenarnya masih banyak lagi tanaman-tanaman herbal lainnya yang sangat baik untuk mengobati segala penyakit, seperti : Akar bunga dandelion, uva ursi, selasih, daun alpukat, daun sukun, akar alang-alang, asparagus, mentimun, tomat, semangka, dan masih banyak lagi.

[Nur Fadhilah Sophyan]