Robot Travelmate [Int]

Makassar– Saat merencanakan travelling, salah satu hal yang harus diperhatikan yaitu memilih wadah yang tepat untuk menaruh barang-barang dan pakaian yang dibawa selama liburan. Seringkali traveller merasa bingung memilih diantara koper atau tas travel untuk menemani perjalanan mereka.

Sebagian orang memutuskan untuk memakai tas travel karena mudah dan praktis untuk dibawah dari pada koper. Koper biasanya dipakai untukorang yang bepergian lama dan membawa banyak barang yang dibutuhkan. Tetapi memakai koper tampaknya sangat merepotkan karena terlalu berat dan repot.

Untuk itu, Kabarmakassar.com punya solusi bagi anda yang memakai koper. Pasalnya, koper ini dapat mengikuti anda tanpa mendorongnya lagi. Koper ini bernama Travelmate. Travelmate ini terhubung dengan aplikasi smartphone Anda, selain itu koper ini mampu merekam lokasi pemiliknya sehingga dapat mengikuti sang pemilik tanpa harus ditark atau didorong.

Saat ini, Travelmate belum tersedia di pasaran, tetapi sudah dapat dipesan di situs Travelmate. Untuk satu buah koper ini dihargai USD399 atau Rp 5,3 juta.

Baca Juga:  Pengelolaan Arsip Pemerintah Makassar Berbasis Teknologi

Menurut pendiri Travelmate Robotics David Near, Travelmate ini bukan koper biasa. Travelmate merupakan robot otonom yang akan mengikuti kemana Anda pergi dan membuat para traveler menjadi jauh lebih mudah.

Selain dapat mengikuti, Travelmate ini mampu menghindari rintangan yang ada dihadapannya, mampu membawa barang Anda ketika pergi kenkantor, sekolah maupun ke bandara.

Koper ini juga bisa dipasangkan ke koper biasa untuk mendorong koper itu. Travelmate juga dilengkapi dengan kamera opsional sehingga penggunanya dapat merekam perjalanan mereka atau membiarkan koper ini untuk berpatrol di rumah ketika mereka sedang pergi.

Sebelum hadirnya Travelmate ini, ada juga robot khusus pengankut barang baik itu tas maupun koper yang disediaka oleh Jenewa Airport. SITA, sebuah perusahaan komunikasi dan teknologi informasi transportasi udara, meluncurkan robot yang bisa membantu traveler di bandara untuk membawa koper yang akan diletakkan di bagasi.

Baca Juga:  Pengelolaan Arsip Pemerintah Makassar Berbasis Teknologi

Robot tersebut diberi nama Leo yang terinspirasi dari Leonardo da Vinci. Leo merupakan robot otonom dan mampu bergerak sendiri. Ada tempat untuk tas yang besar, cukup untuk menampung sekitar dua koper dengan berat maksimal 35 kg.

Cara penggunaannya, Anda hanya menunjukkan boarding pass agar discan oleh Leo. Lalu anda menyimpan barang Anda di bagian bawah robot. Setelah discan, ada kertas penanda berisi informasi rute penerbangan yang di print dan bisa ditempelkan ke koper. Tempelkan penanda tersebut dan letakkan tas di posisi yang benar.

Leo kemudian akan membawakan koper tersebut ke lokasi baggage handling, di mana koper akan disatukan dengan koper penumpang lain yang tujuannya sama dan ditaruh ke bagasi pesawat. Dengan begitu, traveller tak perlu repot membawa koper yang berat di dalam bandara.

Berbagai Sumber
Editor : Firda

LEAVE A REPLY